Banjarnegara (Humas) – Bertempat di Raudhatul Athfal (RA) Al Hidayah Larangan, sebuah kegiatan bimbingan penyuluhan yang menginspirasi telah dilaksanakan pada Rabu (10/9). Acara ini dihadiri oleh 20 orang wali siswa RA Al Hidayah Larangan. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengangkat tema yang mendalam, “Keagungan Yang Menyinari, Tidak Memadamkan.”
Narasumber utama dalam acara ini adalah M. Syaiful Abidin, seorang Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Pagentan. Dalam pemaparannya, Syaiful Abidin menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, tidak hanya sebagai figur mulia, tetapi juga sebagai panutan dalam kehidupan sehari-hari.
Syaiful Abidin menyampaikan, “Rasulullah besar dan membesarkan orang di sekitarnya. Nabi agung dan mulia dengan merendahkan dirinya di hadapan Allah. Sebuah pelajaran keteladanan luar biasa bagi kita.” Kutipan ini menyoroti konsep keagungan sejati yang tidak datang dari keangkuhan, melainkan dari kerendahan hati dan kemampuan untuk memberdayakan orang lain. Ia juga mengingatkan para orang tua bahwa mendidik anak tidak hanya sekadar memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan akhlak dan karakter yang mulia, sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan wali murid. Kepala RA Al Hidayah Larangan, Hidayat Dandi Pratama, menyampaikan apresiasinya. “Kegiatan bimbingan penyuluhan dalam rangka Maulid Nabi ini sangat penting untuk menguatkan peran orang tua dalam meneladani akhlak Rasulullah dalam mendidik anak,” ujar Hidayat. Ia juga menambahkan, “Kami mengapresiasi kehadiran Penyuluh Agama dari KUA Pagentan yang telah memberikan materi dengan pendekatan yang menyentuh hati dan relevan dengan kondisi saat ini.”
Acara ini berlangsung dengan interaktif, di mana para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi dan tanya jawab pun dibuka, memberikan kesempatan bagi para wali murid untuk berbagi pengalaman serta mendalami materi yang disampaikan. Diharapkan, bimbingan penyuluhan ini dapat menjadi bekal berharga bagi para orang tua dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berkarakter Islami. (msa/azd)







