Banjarnegara – MTsN 3 Banjarnegara menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (20/5). Kegiatan yang dilaksanakan di indoor madrasah tersebut diikuti oleh seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, dan seluruh Murid MTsN 3 Banjarnegara. Bertindak sebagai pembina upacara yaitu Kepala MTsN 3 Banjarnegara, Natir. Upacara dimulai pada pagi hari dan berlangsung dengan tertib, tenang, serta penuh khidmat dari awal hingga akhir kegiatan.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para tokoh bangsa yang telah membangkitkan semangat persatuan dan nasionalisme Indonesia sejak 20 Mei 1908. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai cinta tanah air kepada seluruh murid.
Dalam amanatnya, Kepala Madrasah menyampaikan sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengenai pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan dari sejarah Kebangkitan Nasional. Menurutnya, semangat kebangkitan harus terus hidup dalam diri generasi muda melalui pendidikan, persatuan, dan semangat untuk terus maju.
“Hari Kebangkitan Nasional mengajarkan kepada kita pentingnya persatuan, semangat belajar, dan rasa cinta terhadap bangsa. Generasi muda harus mampu mengambil nilai perjuangan para pendahulu untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam belajar dan menjaga persatuan,” ujar Natir.
Beliau juga mengajak seluruh murid agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan zaman dan terus berusaha menjadi generasi yang membanggakan bangsa dan negara.
Salah satu murid peserta upacara, Muhammad Khanza Al Ghifari, mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari amanat yang disampaikan kepala madrasah.
“Saya jadi lebih memahami pentingnya semangat persatuan dan kerja keras. Dari amanat bapak kepala madrasah, kami belajar bahwa generasi muda harus terus semangat belajar agar bisa ikut memajukan bangsa dan membanggakan orang tua,” tuturnya. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di MTsN 3 Banjarnegara ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan semata, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran seluruh warga madrasah akan pentingnya menjaga persatuan, disiplin, dan semangat belajar. Dengan semangat kebangkitan nasional, seluruh murid diharapkan dapat terus berkembang menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan masa depan Indonesia. (aaf)







