Banjarnegara (Humas) – Menyambut Hari Raya Iduladha yang penuh berkah, nuansa gotong royong begitu terasa di Desa Watuurip, Kecamatan Bawang. Guna memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai syariat, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bawang turun langsung ke lapangan untuk menggelar koordinasi sekaligus peninjauan lokasi kurban bersama tokoh masyarakat dan warga setempat. (21/5/2026)
Kegiatan yang berlangsung hangat ini menjadi bukti nyata sinergi antara umara, ulama, dan masyarakat di tingkat akar rumput.
Dalam peninjauan tersebut, tim Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bawang bersama para panitia kurban desa memeriksa beberapa titik yang rencananya akan dijadikan lokasi penyembelihan hewan kurban. Fokus utama peninjauan ini meliputi kelayakan tempat, ketersediaan air bersih, fasilitas pembuangan limbah yang ramah lingkungan, hingga kesiapan teknis para juru sembelih (juleha).
“Kami ingin memastikan bahwa prosesi kurban nanti tidak hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi benar-benar memenuhi aspek kebersihan (thaharah) dan syariat Islam. Kesiapan lokasi yang bersih dan tertib adalah kuncinya,” ujar Istiva Zakiyah salah satu perwakilan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bawang di sela-sela kegiatan.
Tidak hanya sekadar meninjau fisik lokasi, pertemuan ini juga diisi dengan ruang dialog dan edukasi. Istiva Zakiyah memberikan pembekalan singkat mengenai tata cara pemilihan hewan kurban yang sehat, metode penyembelihan yang ikhsan (tidak menyiksa hewan), serta manajemen pembagian daging yang adil dan higienis kepada warga Desa Watuurip.
Masyarakat dan perangkat Desa Watuurip pun menyambut baik pendampingan ini. Mereka mengaku lebih mantap dan percaya diri dalam menghadapi hari raya kurban mendatang.
“Kehadiran Bapak dan Ibu Penyuluh Agama ke desa kami memberikan rasa tenang. Kami jadi lebih paham apa saja yang harus disiapkan agar ibadah kurban tahun ini berjalan lebih tertib dan berkah,” ungkap Muhlisin salah seorang tokoh masyarakat Desa Watuurip.
Melalui langkah jemput bola dan sinergi yang kuat ini, diharapkan pelaksanaan ibadah kurban di Desa Watuurip, Kecamatan Bawang, dapat menjadi contoh sukses bagaimana nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial dapat berpadu indah demi kemaslahatan umat.
(FA/azd)







