Semarak Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di MTs Negeri 1 Banjarnegara

Banjarnegara (Humas) – Setiap hari Jum’at pagi, suasana di MTs Negeri 1 Banjarnegara selalu berbeda. Seperti pada Jum’at (26/9) para siswa tampak bersemangat mengikuti rangkaian kegiatan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), sebuah program unggulan yang bertujuan membentuk karakter, membiasakan pola hidup sehat, serta mendekatkan diri pada nilai-nilai spiritual.

Program KAIH ini dilaksanakan secara serentak setelah sholat dhuha bersama, dimulai pukul 07.30 hingga 08.10. Kegiatan disesuaikan dengan jenjang kelas: siswa kelas VII mengikuti tahfidz juz 30 di Masjid Darul Ulum, siswa kelas VIII mengadakan sarapan bergizi bersama di kelas masing-masing, sementara siswa kelas IX melakukan Senam Anak Indonesia Hebat di lapangan indoor Madtsansa.

Wakil Kepala Urusan Kesiswaan, Ikhsanudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi implementasi nyata dari salah satu pilar 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

“Kami ingin peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat jasmani dan rohani. Tahfidz membiasakan mereka dekat dengan Al-Qur’an, sarapan sehat menanamkan kebiasaan menjaga asupan gizi, dan senam membuat tubuh bugar. Ini semua adalah investasi karakter,” ujar Ikhsanudin.

Di masjid, suasana hening namun khidmat saat siswa kelas VII melantunkan hafalan juz 30 secara bergantian. Menurut Alya, siswi kelas 7C, kegiatan ini membuatnya semakin percaya diri dalam membaca Al-Qur’an.

“Awalnya saya malu kalau salah, tapi sekarang saya lebih berani. Senang sekali bisa hafalan bersama teman-teman. Rasanya seperti berlomba-lomba dalam kebaikan,” ungkap Alya.

Sementara itu, di ruang kelas, siswa kelas VIII menikmati sarapan sehat yang dibawa dari rumah sesuai prinsip “Isi Piringku”. Wali kelas 8H, Ratna Damayanti, menegaskan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar makan bersama.

“Kami ingin anak-anak belajar pentingnya gizi seimbang. Selain itu, momen sarapan bersama ini mempererat hubungan wali kelas dengan siswa. Setelah sarapan, kami lanjutkan dengan diskusi mengenai 7 KAIH, sehingga nilai-nilainya benar-benar dipahami,” jelas Ratna.

Nidya, siswi kelas 8A, juga mengaku senang dengan kegiatan ini.

“Biasanya saya sarapan sendiri di rumah, tapi kalau di sekolah jadi lebih seru. Saya jadi tahu bekal sehat itu harus ada sayur, lauk, dan buah. Sekarang saya lebih peduli sama makanan yang saya bawa,” kata Nidya sambil tersenyum.

Di lapangan indoor, suasana tak kalah meriah. Ratusan siswa kelas IX mengikuti gerakan senam dengan penuh semangat. Musik pengiring menambah suasana semakin energik. Rahmila, siswi kelas 9B, merasa senam membuatnya lebih bugar menghadapi pelajaran.

“Setelah senam, badan jadi segar. Rasanya lebih siap untuk belajar. Apalagi kami melakukannya bersama-sama, jadi lebih kompak dan menyenangkan,” ucap Rahmila.

Kegiatan KAIH ini mendapat apresiasi positif dari seluruh warga sekolah. Selain membentuk kebiasaan sehat, program ini juga menjadi ajang pembinaan karakter yang berkesinambungan. Ikhsanudin menambahkan bahwa pihak sekolah akan terus mengembangkan inovasi agar kegiatan ini semakin menarik.

“Kami berencana menambahkan beberapa inovasi seperti membuat lomba menu sarapan sehat antar kelas atau yang lainnya. Dengan cara ini, semoga anak-anak akan semakin termotivasi,” tutupnya.

Dengan pelaksanaan rutin setiap hari Jum’at, KAIH di MTs Negeri 1 Banjarnegara tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga sebuah budaya positif. Para siswa belajar bahwa kesehatan jasmani, kecerdasan spiritual, dan kebersamaan adalah fondasi penting untuk menjadi “Anak Indonesia Hebat”. (Lin/La)

Skip to content