Banjarnegara – Suasana Ramadhan di MI Miftahul Mubtadi’in (MI MIMUB) tahun ini terasa lebih khidmat dan penuh semangat. Kepala Madrasah, Agus Priyatno, mewajibkan seluruh guru untuk mengikuti program tadarus Al-Qur’an bersama selama bulan suci Ramadhan. Dalam program tersebut, para guru ditargetkan membaca satu juz setiap hari secara bersama-sama di madrasah.
Program ini melibatkan 15 guru dengan pembagian bacaan yang terjadwal rapi. Setiap guru mendapatkan bagian tertentu sehingga dalam waktu dua hari seluruh peserta dapat menyelesaikan 30 juz atau khatam Al-Qur’an bersama. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi ciri khas kegiatan tadarus di MI MIMUB.
Puncaknya, pada Sabtu, 28 Februari 2026, para guru berhasil mencatatkan capaian luar biasa dengan khatam Al-Qur’an sebanyak tiga kali selama Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan setelah aktivitas pembelajaran, sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa.
Agus Priyatno berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi benar-benar menjadi amalan istimewa di bulan penuh berkah. “Saya berharap ini menjadi amalan jalur langit bagi para guru. Apalagi di bulan Ramadhan, setiap kebaikan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Semoga keberkahan Al-Qur’an menyertai langkah kita dalam mendidik generasi,” ujarnya.
Salah satu guru, Suliyastuti, mengaku sangat bersyukur dengan adanya program ini. Menurutnya, kegiatan tadarus bersama membantu para guru lebih disiplin dalam membaca Al-Qur’an. “Dengan adanya kegiatan ini, setidaknya kita bisa membaca satu juz sehari. Karena kalau di rumah, belum tentu bisa menyelesaikan satu juz,” ungkapnya.
Program tadarus ini merupakan kali kedua dilaksanakan setelah tahun sebelumnya mendapat respons positif dari para guru. Diharapkan, kegiatan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan menjadi tradisi baik yang menguatkan spiritualitas guru sekaligus memberi teladan bagi para siswa dalam mencintai Al-Qur’an. (rs)
