Banjarnegara – MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) terus membiasakan berbagai kegiatan positif sebagai upaya membentuk murid yang sehat jasmani, kuat rohani, dan berkarakter Islami. Pada Jumat (7/8), madrasah melaksanakan kegiatan Senam Anak Indonesia Sehat yang diikuti oleh murid kelas 1 hingga kelas 3 di halaman madrasah secara bergantian agar pelaksanaannya tetap tertib dan nyaman.
Sementara itu, pada waktu yang bersamaan murid kelas 4 hingga kelas 6 melaksanakan kegiatan tahlil bersama di masjid. Program ini dirancang secara bergilir sehingga pada Jumat berikutnya murid kelas 4 hingga kelas 6 akan mengikuti Senam Anak Indonesia Sehat, sedangkan murid kelas 1 hingga kelas 3 melaksanakan tahlil bersama di masjid.
Kegiatan senam berlangsung dengan penuh semangat. Murid mengikuti setiap gerakan dengan antusias dipandu oleh guru, menciptakan suasana yang ceria sekaligus menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Di sisi lain, kegiatan tahlil menjadi sarana pembiasaan spiritual yang memperkuat keimanan, menumbuhkan kecintaan terhadap amaliah Ahlussunnah wal Jamaah, serta membentuk karakter religius dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo, Wahyul Khomisah, menyampaikan bahwa keseimbangan antara kesehatan fisik dan pembinaan spiritual merupakan bagian penting dalam pendidikan di madrasah.
“Melalui program bergilir ini, seluruh murid memperoleh kesempatan yang sama untuk menjaga kebugaran tubuh melalui Senam Anak Indonesia Sehat sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan melalui kegiatan tahlil. Kami berharap pembiasaan ini mampu membentuk generasi yang sehat, disiplin, berakhlak mulia, serta memiliki karakter Islami yang kuat,” ujar Wahyul Khomisah.
Guru Mata Pelajaran Bahasa Arab yang juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Sarana dan Prasarana, Rio Fauzan Ikhlas Purnomo, menjelaskan bahwa pengaturan kegiatan secara bergantian menjadi solusi agar seluruh program dapat berjalan optimal tanpa mengurangi kenyamanan murid.
“Halaman madrasah dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan senam sehingga murid dapat bergerak dengan leluasa, sementara masjid menjadi tempat yang nyaman untuk pelaksanaan tahlil. Sistem bergilir ini membuat seluruh murid dapat mengikuti kedua kegiatan secara seimbang sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tutur Rio Fauzan Ikhlas Purnomo.
Melalui pembiasaan yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat, MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga mendukung tumbuhnya kesehatan, kedisiplinan, kepedulian, serta penguatan karakter religius sebagai bekal murid dalam kehidupan sehari-hari.(NF)







