Sentuhan Kepedulian UPZ Banjarnegara Hadir di Mandiraja, Penyuluh Agama Salurkan Zakat untuk Mustahik

Banjarnegara (Humas)  – Semangat kepedulian sosial kembali diwujudkan melalui penyaluran zakat konsumtif oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kabupaten Banjarnegara kepada masyarakat yang berhak menerima. Pada Rabu (17/12/2025), Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandiraja, Dian Setiadi, menyalurkan bantuan zakat konsumtif kepada lima orang mustahik yang tersebar di wilayah Kecamatan Mandiraja. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UPZ dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan dan penguatan ketahanan sosial umat.

Penyaluran zakat dilakukan secara langsung dan sederhana, dengan tetap mengedepankan nilai amanah, transparansi, serta tepat sasaran. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para mustahik, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat. Dian Setiadi menyampaikan bahwa zakat konsumtif ini ditujukan untuk meringankan beban hidup penerima, sekaligus menjadi penguat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Zakat bukan sekadar bantuan materi, tetapi wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial kita bersama. Melalui penyaluran ini, kami berharap para mustahik dapat merasakan manfaat nyata dan terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Dian Setiadi saat ditemui di sela kegiatan.

Salah satu penerima zakat konsumtif tersebut adalah Sukinah, warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Mandiraja. Ia mengaku sangat bahagia dan terharu atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya, bantuan dari UPZ Kabupaten Banjarnegara ini sangat berarti bagi keluarganya, terutama untuk mencukupi kebutuhan pokok.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan ini. Alhamdulillah, bantuan dari UPZ benar-benar membantu kami. Semoga para muzaki dan semua pihak yang terlibat mendapatkan balasan kebaikan dari Allah Swt” ungkap Ibu Sukinah dengan penuh haru.

Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam membangun kesejahteraan umat. Penyuluh Agama Islam berperan aktif tidak hanya sebagai penyalur, tetapi juga sebagai pendamping dan penggerak kesadaran berzakat di tengah masyarakat.

Dian Setiadi menambahkan bahwa sinergi antara UPZ Kabupaten Banjarnegara, penyuluh agama, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar pengelolaan zakat semakin optimal dan berdampak luas. “Kami berharap ke depan, zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga dapat dikembangkan ke arah produktif, sehingga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, UPZ Kabupaten Banjarnegara kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan penguatan kesejahteraan sosial berbasis zakat. Kehadiran zakat di tengah masyarakat Mandiraja diharapkan menjadi penyemangat dan bukti nyata bahwa kepedulian bersama mampu menghadirkan harapan bagi sesama. 

(F/M, azd)

Skip to content