Serunya Ujian Praktik Memasak Kelas VI MI Miftahul Mubtadi’in: Dari Bakso hingga Kebersamaan Penuh Makna

Banjarnegara – Kegiatan ujian praktik kelas VI di MI Miftahul Mubtadi’in (MIMUB) berlangsung semarak pada Sabtu, 11 April 2026. Salah satu aspek penilaian yang dilaksanakan adalah praktik keterampilan memasak yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VI. Sebanyak 28 siswa dibagi menjadi lima kelompok untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam mengolah makanan sekaligus menyajikannya secara menarik.

Dalam kegiatan ini, setiap kelompok ditantang untuk membuat menu utama berupa bakso, lengkap dengan minuman serta pelengkap lainnya. Tidak hanya soal rasa, siswa juga dituntut mampu berkreasi dalam penyajian serta menata meja makan secara rapi dan menarik untuk dinikmati bersama para guru. Suasana terlihat meriah sejak pagi, dengan siswa yang antusias mempersiapkan bahan, peralatan, hingga proses memasak.

Arif, salah satu peserta, mengungkapkan pengalamannya mengikuti praktik tersebut. “Memasak sebenarnya bukan hal baru bagi saya karena di rumah kadang membantu orang tua. Namun, membuat bakso seperti ini adalah pengalaman pertama yang sangat menantang sekaligus menyenangkan. Saya jadi lebih percaya diri untuk mencoba hal baru di dapur,” ujarnya dengan penuh semangat.

Sementara itu, Kalila menunjukkan kemampuan yang tidak kalah mengesankan. Ia mampu menjawab berbagai pertanyaan dari penilai dengan lancar karena benar-benar memahami proses yang dikerjakan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan praktik tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga pemahaman siswa secara langsung.

Rini, salah satu guru yang turut mencicipi hasil masakan siswa, memberikan apresiasi tinggi. “Masakannya luar biasa enak. Meskipun kami menikmatinya dalam kondisi yang sudah tidak terlalu hangat, cita rasanya tetap terasa lezat. Ini membuktikan bahwa anak-anak memasak dengan penuh kesungguhan dan teknik yang tepat,” ungkapnya.

Penilaian juga dilakukan secara menyeluruh oleh Kuntianingrum selaku guru penilai. Ia mengamati setiap tahapan, mulai dari persiapan, proses memasak, hingga penyajian. Menurutnya, kegiatan praktik kali ini berjalan dengan cukup matang. “Anak-anak kelas VI sangat antusias dan mampu bekerja sama dengan baik dalam kelompoknya. Ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka, meskipun harus melalui proses yang melelahkan,” jelasnya.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari orang tua siswa. Beberapa perlengkapan disiapkan dengan bantuan keluarga di rumah. Mama Farhan mengaku terharu melihat hasil kerja anaknya. “Saya bangga sekali, ternyata anak saya bisa memasak dengan hasil yang enak. Ini pengalaman yang tidak akan terlupakan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dinilai dari hasil akhir, tetapi juga proses, kerja sama, dan kemandirian. Praktik memasak menjadi salah satu momen berkesan dalam rangkaian ujian akhir kelas VI di MIMUB. (rs)

Skip to content