Banjarnegara – Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) di Kecamatan Banjarnegara yang bertempat di MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) berlangsung lancar, tertib, dan kondusif. Mengikuti perlombaan berbasis daring, peserta mampu menjalani setiap sesi dengan tenang didukung jaringan internet dan server yang stabil.(9/9)
Peserta kecamatan Banjarnegara mendapat jadwal pelaksanaan pada dua sesi. Sesi 2 untuk mata pelajaran IPAS berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB, sedangkan sesi 4 mata pelajaran Matematika dilaksanakan pukul 15.30–17.30 WIB.
Sejak awal pelaksanaan, seluruh peserta dapat melakukan login ke sistem dengan lancar. Tidak terdapat kendala berarti pada jaringan maupun server sehingga peserta dapat mengerjakan soal dengan fokus hingga waktu berakhir.
“Alhamdulillah, pelaksanaan OMI hari ini berjalan lancar dan tertib. Semua peserta dapat login dan mengerjakan soal dengan tenang. Jaringan maupun server juga sangat mendukung, sehingga anak-anak bisa fokus menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkap kepala MIFABARA.
Kelancaran pelaksanaan OMI juga tidak terlepas dari kesiapan tim teknis dan pengawasan di lokasi. Findo dari MIM Semampir bertugas sebagai proktor yang memastikan sistem pelaksanaan berjalan sebagaimana mestinya. Sementara itu, Kentanto dari MIM Karangtengah bertugas sebagai pengawas yang mendampingi peserta selama kompetisi berlangsung.
Kehadiran proktor dan pengawas menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana kompetisi yang tertib, nyaman, dan sesuai dengan ketentuan. Peserta pun terlihat serius dan fokus dalam menyelesaikan setiap soal yang diberikan.
“ Kompetisi seperti OMI bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang pengalaman belajar, keberanian mencoba, dan bagaimana peserta mampu mengelola diri ketika menghadapi tantangan. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal bagi anak-anak untuk terus berkembang dan berprestasi,” Terang Vijanti, Pengawas madrasah.
Bagi MIFABARA, pelaksanaan OMI menjadi momentum untuk menumbuhkan budaya berprestasi sekaligus memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengasah kemampuan akademik melalui kompetisi yang sehat dan sportif.
Dengan seluruh sesi yang terlaksana dengan baik, MIFABARA berharap para peserta dapat memperoleh hasil terbaik. Apa pun hasil yang nantinya diraih, keberanian untuk mengikuti kompetisi dan memberikan kemampuan terbaik merupakan bagian dari proses pendidikan yang berharga.(nas)







