Shopping Conversation, Belajar Bahasa Inggris Jadi Seru di Halaman MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA)

Banjarnegara – Suasana halaman MIFABARA tampak begitu ramai dan penuh tawa pada Selasa, 4/11. Bukan karena ada bazar sungguhan, melainkan karena siswa-siswi kelas 5B dan 5D tengah mengikuti kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris bertema “Shopping Conversation”. Kegiatan ini menjadi salah satu cara kreatif guru untuk mengajarkan kosa kata (vocabulary) dan percakapan sehari-hari (daily conversation) dalam konteks yang nyata dan menyenangkan.

Ruang belajar hari itu berpindah dari kelas ke halaman madrasah. Anak-anak dengan antusias menata meja sebagai tempat berjualan, lengkap dengan sayuran dan buah-buahan seperti spinach, carrot, cabbage, banana, dan apple. Mereka juga menyiapkan uang mainan dan kertas bertuliskan nama barang serta harga dalam Bahasa Inggris. Suasana seolah berubah menjadi pasar mini berbahasa inggris.

Beberapa siswa berperan sebagai penjual, sementara yang lain menjadi pembeli. Dengan ekspresi gembira dan percaya diri, mereka mempraktikkan kalimat seperti: “Good morning! What do you want to buy?” “How much is this cabbage?” “It’s five thousand rupiahs.” “Can I buy two, please?”

Kegiatan berlangsung dengan sangat meriah. Para siswa tampak menikmati setiap momen, tertawa ketika salah mengucapkan kata, lalu saling membantu memperbaikinya. “Kegiatan seperti ini membuat anak-anak belajar tanpa merasa terbebani. Mereka berani berbicara dan belajar menggunakan Bahasa Inggris dalam situasi nyata,” tutur Nani.

Tikfi, guru kelas 5B, mengungkapkan bahwa kegiatan berbasis praktik semacam ini sebagai bahasa komunikasi, bukan sekadar pelajaran hafalan. “Dengan bermain peran, mereka belajar dengan cara yang menyenangkan. Apalagi ketika konteksnya dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti belanja sayur dan buah,” jelasnya.

Beberapa siswa bahkan tampak begitu bersemangat hingga rela antri untuk bertransaksi. “Saya jadi tahu cara menanyakan harga dan membeli barang dalam Bahasa Inggris. Rasanya seperti belanja sungguhan!” ujar Khaerunnisa, siswi kelas 5D.

Kepala Madrasah Durotun Nafisah memberikan apresiasi kepada para guru atas inovasi pembelajaran yang kreatif. “Kegiatan semacam ini sangat positif. Anak-anak belajar aktif, kreatif, dan berani berbicara. Ini sejalan dengan semangat MIFABARA dalam menumbuhkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna,” ujarnya.

Dengan kegiatan “Shopping Conversation” ini, Bahasa Inggris tak lagi terasa sulit. Melalui praktik langsung di halaman madrasah, siswa belajar berbicara, berinteraksi, dan memahami makna bahasa dalam suasana yang ceria dan penuh semangat belajar.(nas)

Skip to content