Siap Belajar Tatap Muka, MAN 2 Banjarnegara Sukses Gelar PTMT Hari Pertama

Banjarnegara – MAN 2 Banjarnegara menggelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) pada Senin (13/4), di gedung selatan. Kegiatan yang direncanakan selama satu pekan mulai tanggal 13 sampai dengan 18 September ini diikuti oleh 270 peserta didik dari kelas X, XI, dan XII Jurusan Keagamaan serta Keterampilan baik IPA maupun IPS. Jumlah peserta didik tersebut terbagi ke dalam 15 rombongan belajar (rombel) dan setiap rombel terdiri dari 18 orang peserta didik.

Kepala Madrasah, Ridlo Pramono mengungkapkan rasa senangnya, bahwa kegiatan PTMT akhirnya kembali diadakan.

Alhamdulillah PTMT kembali dilaksanakan setelah semester kemarin kita sukses menjadi salah satu sekolah yang ditunjuk untuk mengadakan simulasi PTM Tahap I dan Tahap II,” ungkapnya. Beliau juga mengaku bersyukur hari pertama ini berjalan dengan tertib dan lancar, meskipun tetap perlu evaluasi agar pelaksanan hari berikutnya dapat lebih baik lagi.

Hal serupa juga disampaikan oleh Natir, selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik menyampaikan ada beberapa evaluasi di hari pertama, di antaranya adalah ditemukannya ketidakhadiran peserta didik sebanyak enam orang dengan alasan izin, tanpa keterangan, dan sakit tapi bukan karena Covid-19.

“Alhamdulillah secara kesuluruhan lancar, meski ketidakhadiran peserta didik masih ditemukan. Sebenarnya madrasah sudah diizinkan untuk menghadirkan peserta didik dengan jumlah maksimal 30% per jenjang, hanya saja karena ini baru PTMT pekan pertama, maka target ini belum kita penuhi. Kita lihat dulu ke depannya bagaimana, jika lancar tanpa halangan maka pekan berikutnya jumlah peserta PTMT bisa kita tambahkan sampai mencapai 30% bahkan harapannya nanti bisa 100%, ” jelasnya.

Kegiatan PTMT merupakan angin segar yang ditunggu-tunggu oleh semua kalangan. Tak terkecuali peserta didik yang sudah sangat ingin masuk sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Pandya Nauval Syihab, salah satu peserta didik kelas XI Jurusan MIPA KOK mengungkapkan kegiatan PTMT ini menjadi solusi pembelajaran di tengah kondisi pandemi yang semua serba daring.

“Saya senang bisa mengikuti kegiatan PTMT ini, meskipun waktunya terbatas dan belum bisa berjumpa dengan semua teman kelas karena baru setengah yang berangkat, tapi ini sudah cukup menyenangkan. Semoga kedepannya bisa berangkat semua dan waktunya bisa kembali normal,” pungkasnya. (ta/ak)