Sinergi Guru dan Orang Tua Kunci Sukses Anak, Penyuluh KUA Rakit Isi Parenting Islami di SDN 3 Adipasir

Banjarnegara (Humas) — Peran Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit semakin luas menyentuh dunia pendidikan. Dua penyuluh andalan KUA Rakit hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Parenting Islami di SD Negeri 3 Adipasir, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 wali murid ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan keluarga dan membangun sinergi antara sekolah dan rumah dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Hadir sebagai narasumber utama, Endah Widyawati  yang juga Koordinator Penyuluh Agama Islam KUA Rakit, membawakan materi bertema “Sinergi Guru dan Orangtua dalam Membangun Karakter, Prestasi dan Kepercayaan Diri Anak”. Dalam paparannya, Endah menekankan bahwa pendidikan karakter tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada sekolah.

“Anak membutuhkan lingkungan yang saling menguatkan. Ketika guru dan orang tua memiliki visi yang sama, membangun komunikasi positif, memberikan teladan, serta menghargai proses belajar anak, maka karakter, prestasi, dan kepercayaan dirinya akan tumbuh lebih baik,” ujar Endah.

Ia menambahkan, kuncinya adalah komunikasi dan keteladanan. Apa yang diajarkan guru di sekolah harus diperkuat dengan pembiasaan di rumah.

Sementara itu, narasumber kedua, Fatma Kurnianingsih menyampaikan materi yang tak kalah penting, yakni “Mengolah Asah, Asih, Asuh dalam Keluarga”. Ia mengajak para orang tua untuk menyeimbangkan tiga pilar pengasuhan tersebut agar anak tumbuh cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan berakhlak mulia.

Kepala SDN 3 Adipasir, Ngaenah, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi KUA Rakit. Menurutnya, parenting seperti ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan wawasan kepada orang tua agar semakin tepat dalam mendampingi anak, baik dalam pendidikan maupun pembentukan akhlaknya,” ungkap Ngaenah.

Ngaenah  menilai kolaborasi ini sangat strategis. “Sinergi seperti ini sangat penting agar pendidikan anak tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, KUA Rakit terus berkomitmen memperluas peran penyuluh dalam memberikan edukasi keagamaan yang aplikatif dan membumi di tengah masyarakat.

(SN/azd)