Sinergi Hebat, Guru dan Murid Megabara Sukses Raih Juara di Ajang OBA

Banjarnegara – Prestasi membanggakan kembali di ukir oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Banjarnegara ( Megabara ). Berkat kolaborasi yang kuat dan kerja keras, sinergi hebat antara guru dan murid membuahkan hasil manis. Sesuai Surat Keputusan panitia lomba Nomor : 057/A/PP.SH-OBA9-K/2026 menyatakan bahwa atas nama Fathudin ( Guru Mata Pelajaran Bahasa Arab ) dan Wahda Mar’atul Aulia ( murid kelas IXC ) sukses meraih juara 2 pada ajang Olimpiade Bahasa Arab ( OBA ) Tingkat Kabupaten Banjarnegara Tahun 2026. Lomba ini diadakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP ) Bahasa Arab Se-Indonesia.

Kepala Madrasah menyampaikan atas nama keluarga besar Megabara mengaku sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Beliau menyatakan bahwa kemenangan di OBA ini menjadi bukti nyata bahwa jika guru dan murid memiliki visi yang sama serta sinergi yang sehat, target itu pasti bisa dicapai.

“ Selamat kepada guru pembimbing dan anakku tercinta yang telah berjuang. Teruslah membumi, teruslah belajar, dan jadikan prestasi ini sebagai jembatan menuju kesuksesan yang lebih besar di masa depan. Terima kasih telah mengharumkan nama madrasah dan menjadi inspirasi bagi seluruh murid-murid  serta guru-guru di Megabara khususnya untuk terus mengejar prestasi menuju Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia!” ungkap Natir.

Sebagai guru pembimbing, Fathudin mengungkapkan bahwa ia tidak hanya berperan sebagai pengajar materi tata bahasa (qawaid) dan kosakata (mufradat), tetapi juga sebagai mentor dan motivator yang menjaga semangat murid agar tetap stabil selama masa persiapan yang cukup menguras energi.

“ “Kunci utama dari kemenangan ini adalah komunikasi. Kami menyusun strategi belajar yang disesuaikan dengan kemampuan murid, memetakan kelemahan, dan fokus memperbaikinya bersama-sama,” ujar guru pembimbing OBA ini.

Sementara, bagi Wahda sendiri, prestasi ini menjadi pembuktian bahwa ketekunan dalam mempelajari bahasa asing, khususnya Bahasa Arab, mampu membawanya untuk bersaing di level yang lebih tinggi lagi yaitu akan melaju ke Tingkat Provinsi pada Bulan Agustus mendatang.

“ Melalui konsistensi latihan istima’ (mendengar), qira’ah (membaca), dan analisis teks Arab, Alhamdulillah, saya sukses meraih skor tinggi dan diberi kesempatan untuk melaju ke Tingkat Provinsi, “ ucapnya bangga.

Keberhasilan sinergis antara guru dan murid ini diharapkan dapat menjadi motivator bagi lahirnya inovasi-inovasi pembelajaran baru, sekaligus memotivasi generasi muda Muslim lainnya untuk terus mencintai dan menguasai bahasa Al-Qur’an serta dunia Islam. ( fn )

Skip to content