Siswa Kelas 1C MI Al Fatah Parakancanggah Antusias Membuat Hiasan Dinding 3D Bertema Kehidupan Bawah Laut

Banjarnegara – Pada hari ini, Jumát 24/10, suasana belajar di MI Al Fatah Parakancanggah terlihat sangat hidup dan penuh semangat. Kali ini, guru mengajak siswa untuk berkreasi dalam kegiatan membuat hiasan dinding berbentuk gambar bergerak atau tiga dimensi (3D) dengan tema kehidupan bawah laut.

Kegiatan ini diawali dengan penjelasan guru tentang tata cara membuat hiasan dinding 3D. Guru memberikan arahan langkah demi langkah, mulai dari cara memilih gambar, mewarnai, hingga menempel hasil karya ke media kardus yang telah disiapkan. Untuk membantu siswa lebih memahami, guru juga menunjukkan contoh karya hiasan dinding yang sudah jadi agar siswa memiliki gambaran visual tentang hasil akhirnya.

Setelah penjelasan selesai, guru membagikan berbagai bentuk gambar bertema kehidupan bawah laut, seperti ikan, paus, ubur-ubur, terumbu karang, dan rumput laut. Siswa tampak sangat antusias menerima lembar gambar tersebut. Dengan penuh semangat, mereka mulai mewarnai gambar-gambar itu sesuai kreativitas masing-masing.

Tahap berikutnya, siswa menggunting gambar yang telah mereka warnai dengan hati-hati. Kegiatan ini melatih kesabaran sekaligus meningkatkan keterampilan motorik halus mereka. Siswa kemudian menempelkannya pada potongan kardus berbentuk lingkaran berdiameter sekitar 15 sentimeter.

 “Anak-anak sangat aktif dan antusias. Melalui kegiatan ini, mereka belajar sambil berkreasi. Selain melatih motorik halus melalui kegiatan mewarnai, menggunting, dan menempel, siswa juga belajar untuk lebih sabar, tekun, dan teliti,” ujar Eti

Sementara itu, Kepala Madrasah, Durotun Nafisah, mengapresiasi kegiatan kreatif tersebut.

“Kegiatan semacam ini sangat positif untuk mengembangkan potensi dan kreativitas siswa. Kami mendorong guru untuk terus menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna, agar anak-anak tidak hanya belajar teori, tetapi juga dapat mengasah keterampilan dan rasa percaya diri,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar berkreasi dan mengekspresikan diri melalui seni, tetapi juga mengasah kemampuan motorik, ketelitian, dan kerja sama. Guru menyampaikan bahwa metode pembelajaran berbasis proyek seperti ini sangat efektif untuk meningkatkan kreativitas serta kemandirian siswa dalam berkarya.

Dengan kegiatan sederhana namun bermakna ini, MI Al Fatah Parakancanggah terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan inspiratif. Siswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang berkesan, tetapi juga termotivasi untuk lebih mencintai seni dan lingkungan di sekitarnya.(nas)

Skip to content