Banjarnegara (Humas) – Learning By Doing adalah metode belajar menyenangkan pada praktik langsung pada siswa. Seperti yang diterapkan siswa kelas VB MI Ma’rif Al Falah Joyokusumo atau MIMAU melalui metode Learning By Doing (25/2).
Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas VB pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yang melibatkan guru dan siswa kelas VB. Farida Fitriana selaku wali kelas mengatakan sebab menerapkan metode ini agar siswa tidak merasa beban dalam mengerjakan latihan soal. Ketika siswa senang mengerjakan, maka siswa memliki motivasi untuk belajar.
Penerapan metode ini sangat cocok untuk siswa berlatih menyelesaikan soal secara mandiri karena siswa akan di hadapkan langsung dengan soal sesuai materi pembelajaran. Metode tersebut diterapkan saat mata pelajaran Bahasa Indonesia terkait penggunaan huruf kapital. Farida Fitriana mengatakan tujuan metode ini supaya siswa paham materi yang disampaikan.
“Agar anak menikmati dengan enjoy dalam setiap belajar mudah memahami pemberian materi yang guru sampaikan,” ujar Farida Fitriana selaku wali kelas VB.
Adapun penggunaan media dalam metode Learning By Doing adalah buket kapal kapital. Media yang dicetuskan oleh wali kelas VB untuk mendukung metode Learning By Doing
“Cara penerapan, siswa diberikan materi penggunaan huruf kapital dan mencontohkan penerapannya, kemudian guru menjelaskan dan memberikan kesempatan pada peserta didik jika ada yang ditanyakan, lalu guru memberikan lembar kerja peserta didik nantinya akan dikerjakan, agar menarik guru memberikan lembar berbentuk buket bunga untuk siswa perempuan dan kapal untuk siswa laki-laki, dalam kertas itu ada beberapa soal yang harus diselesaikan misinya yaitu merubah kalimat atau kata yang belum sesuai penggunaan huruf kapital untuk diubah sesuai ketentuan huruf kapital, setelah itu dikoreksi dan apresiasi bagi yang selesai mengerjakan,” jelas Farida Fitriana wali kelas VB.
Metode ini disambut antusias oleh siswa kelas VB karena metodenya memberikan semangat.
“Senang dengan metode ini yang diajarkan ustazah lebih semangat dalam mengerjakan dan kita dilatih berkreasi”, ujar Adhelani Aina Putri Rahayu siswa kelas VB. Adanya metode Learning By Doing diharapkan menjadikan anak lebih mandiri dan aktif dalam belajar.(RF)







