Banjarnegara (Humas) – Suasana penuh semangat terlihat pada Sabtu (13/9), ketika siswa kelas unggulan Sastra dan Seni MTs Negeri 1 Banjarnegara menggelar kegiatan nonton bareng Pameran Kearsipan Virtual yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena memberikan pengalaman baru bagi para siswa dalam memahami sejarah dan arsip daerah melalui platform digital.
Pameran Kearsipan Virtual 2025 mengangkat tema “Sekilas Banjarnegara dari Masa ke Masa” dan berlangsung mulai 9 hingga 19 September. Melalui laman arpusda.jatengprov.go.id, pengunjung dapat mengakses beragam informasi sejarah, arsip penting, dan dokumentasi perjalanan Banjarnegara.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pameran virtual bukan hanya wadah edukasi, tetapi juga bentuk inovasi dalam mendekatkan generasi muda dengan sejarah daerahnya.
“Kami sangat mendukung inisiatif Disarpus Banjarnegara. Melalui pameran ini, anak-anak dapat mengenal lebih dekat arsip sejarah Banjarnegara dengan cara yang menarik dan sesuai perkembangan zaman. Nonton bareng ini kami harapkan menumbuhkan rasa bangga sekaligus menanamkan nilai kebangsaan sejak dini,” ujar Yatiman.
Sementara itu, Kepala Disarpus Banjarnegara, Arief Rahman, mengungkapkan kebanggaannya karena kegiatan pameran virtual dapat diakses oleh berbagai kalangan, termasuk para pelajar. Menurutnya, keterlibatan siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara adalah wujud nyata bahwa pameran ini berhasil menjangkau sasaran generasi muda.
“Kehadiran siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara menunjukkan bahwa arsip bukan sekadar dokumen, tetapi juga cermin perjalanan bangsa dan daerah. Kami berharap kegiatan ini memicu minat literasi sejarah serta memperluas pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga arsip sebagai warisan budaya,” jelas Arief Rahman.
Dalam kegiatan nonton bareng yang dilaksanakan di ruang kelas tersebut, siswa tampak antusias menyimak setiap bagian pameran. Arsip-arsip yang ditampilkan secara digital, mulai dari foto-foto tempo dulu, dokumen pemerintahan, hingga catatan sejarah lokal Banjarnegara, menjadi bahan diskusi hangat di antara siswa dan guru.
Guru pembimbing kelas unggulan Sastra dan Seni kelas 7, Linara menuturkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pembelajaran berbasis literasi dan seni di MTs Negeri 1 Banjarnegara.
“Anak-anak kelas Sastra dan Seni diajak untuk tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana arsip menyimpan cerita tentang kehidupan masyarakat. Dengan metode nonton bareng ini, mereka dapat mengaitkan sejarah dengan karya sastra maupun seni yang nantinya akan mereka hasilkan,” kata Linara.
Lebih lanjut, Linara menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga melatih siswa dalam menuangkan gagasan. Setelah mengikuti pameran, siswa akan diberikan tugas untuk membuat puisi, esai, atau karya seni rupa yang terinspirasi dari arsip-arsip Banjarnegara.
Salah satu siswa kelas 7, Raihan, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini. Menurutnya, pameran virtual memberikan sudut pandang baru tentang daerah asalnya.
“Saya baru tahu kalau Banjarnegara punya banyak catatan sejarah yang menarik. Melihat foto-foto lama dan dokumen kuno membuat saya merasa lebih dekat dengan masa lalu. Rasanya bangga sekali bisa belajar sejarah lewat cara yang berbeda, bukan hanya dari buku pelajaran,” tutur Raihan dengan penuh semangat.
Kegiatan nonton bareng ini diakhiri dengan sesi refleksi, di mana siswa berbagi pendapat dan kesan mereka terhadap pameran yang telah diikuti. Beberapa siswa bahkan sudah mulai menuliskan ide untuk karya sastra yang akan dibuat sebagai tindak lanjut kegiatan.
Dengan adanya partisipasi aktif dari MTs Negeri 1 Banjarnegara, Pameran Kearsipan Virtual 2025 ini semakin membuktikan bahwa inovasi digital mampu menjadi jembatan antara arsip dan generasi muda. Kegiatan ini tidak hanya mengedukasi, tetapi juga menginspirasi, bahwa sejarah adalah sumber kreativitas yang bisa terus dikembangkan lintas bidang, termasuk dalam sastra dan seni. (Fy/La)






