Banjarnegara – Siswa kelas Riset MTs Negeri 2 Banjarnegara melakukan kegiatan observasi lapangan di Kawasan Geodiversitas BRIN Karangsambung, Kebumen, Kamis (12/6). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 7 dan 8 dengan didampingi dua guru pembimbing riset IPA, Ismi dan Eli Fitri.
Kegiatan bertajuk “Eksplorasi Geologi dan Studi Batuan” ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis riset yang bertujuan mengenalkan siswa pada studi geologi secara langsung di alam terbuka. Para peserta mendapatkan materi pengantar dari narasumber BRIN sebelum melakukan pengamatan lapangan.
Setelah sesi pembekalan, siswa diajak mengamati beberapa geosite penting. Mereka mengunjungi lokasi batuan Diabas, Villit, Serpentinit, hingga Dasar Samudera. Pengamatan ini membantu siswa memahami proses geologi seperti pembentukan batuan beku, metamorf, serta perubahan struktur bumi akibat tektonik.
Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa dapat mengembangkan wawasan baru yang mendukung inisiatif dalam memilih topik riset mereka di masa depan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa tidak hanya belajar dari buku, tapi juga melihat dan menyentuh langsung objek penelitian mereka,” ungkap Ismi, pembimbing riset kelas 7.
Hal senada juga disampaikan oleh Eli Fitri, pembimbing riset kelas 8. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini mampu memicu semangat penelitian di kalangan siswa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini memicu munculnya pertanyaan-pertanyaan kritis yang bisa mereka kembangkan menjadi riset sederhana,” jelasnya.
Kegiatan observasi ini berlangsung dengan pembagian kelompok kecil agar proses pencatatan dan identifikasi batuan lebih terfokus. Selain pengamatan lapangan, siswa juga melakukan diskusi reflektif bersama pemateri.
Sebelum mengakhiri kegiatan, peserta diajak beristirahat dan berekreasi ke Pantai Suwuk. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian kunjungan ilmiah dan edukatif yang berlangsung satu hari penuh.
Studi lapangan ini bukanlah kegiatan perdana dari program riset MTsN 2 Banjarnegara. Sebelumnya, mereka telah mengadakan kunjungan ke Balitbangkes Banjarnegara, Kampung Gagot, Politeknik Banjarnegara, serta BMKG.
Menurut pihak madrasah, kegiatan seperti ini akan terus digalakkan karena terbukti memberikan pengalaman belajar yang berkesan dan menumbuhkan semangat ilmiah siswa.
“Ini pengalaman luar biasa. Saya baru tahu batuan bisa menunjukkan sejarah bumi jutaan tahun lalu,” ujar Brilliana Luthfi Nadhifa, siswi kelas 8A, dengan penuh semangat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, MTs N 2 Banjarnegara menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul dalam riset, berpikir kritis, dan cinta ilmu pengetahuan. (abr)







