Sosialisasi GKM di Desa Kecepit: Membangun Keluarga Sakinah sebagai Pondasi Utama

Banjarnegara (Humas) – Sebanyak 50 peserta antusias mengikuti kegiatan sosialisasi Gerakan Keluarga Maslahat (GKM) yang diselenggarakan di Gedung TPQ Al Iman, Dusun Simacan, Desa Kecepit pada Kamis (16/10). Acara ini menghadirkan narasumber Yani Itsnawati, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Punggelan, yang membawakan materi bertema “Membentuk Keluarga Sakinah sebagai Pondasi Menuju Keluarga Maslahat”.

Dalam paparannya, Yani Itsnawati menekankan pentingnya membangun keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang maslahat. “Keluarga sakinah bukan hanya tentang ketenangan dalam rumah tangga, tetapi juga tentang peran aktif keluarga dalam membentuk generasi yang berakhlak dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keluarga sakinah adalah titik awal dari keluarga maslahat. Ketika sebuah keluarga mampu menciptakan suasana yang damai, saling menghargai, dan menjalankan peran masing-masing dengan penuh tanggung jawab, maka keluarga tersebut akan tumbuh menjadi sumber kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.

“Dari keluarga sakinah akan lahir anak-anak yang jujur, istri yang mendukung, dan suami yang memimpin dengan bijak. Inilah yang menjadi cikal bakal keluarga maslahat—keluarga yang tidak hanya baik untuk dirinya sendiri, tapi juga bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama melalui program GKM untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah tantangan zaman. Para peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, ibu-ibu PKK, dan Ibu-Ibu muda tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab.

Dengan suasana yang hangat dan interaktif, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya peran keluarga dalam membangun masyarakat yang sejahtera, religius, dan berdaya. 

(SNi/ azd)

Skip to content