Belajar Tak Mengenal Usia, Jamaah MT Nurul Huda Antusias Ikuti Bimbingan Al-Qur’an bersama KUA Rakit

Banjarnegara (Humas)  — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rakit terus berupaya menumbuhkan semangat literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat. Melalui Penyuluh Agama Islam Fatma Kurnianingsih melaksanakan kegiatan Bimbingan Baca Al-Qur’an di Majelis Taklim Nurul Huda Desa Luwung dengan fokus pembahasan QS. Al-Ma’un. (17/10)

Kegiatan ini disambut antusias oleh para jama’ah dari berbagai usia. Dengan penuh semangat, mereka mengikuti setiap tahapan bimbingan, mulai dari perbaikan makhraj huruf hingga memahami makna ayat. Fatma menjelaskan bahwa surat Al-Ma’un mengajarkan keseimbangan antara ibadah dan kepedulian sosial. “Membaca Al-Qur’an bukan hanya tentang melafalkan huruf, tetapi juga memahami pesan di baliknya. Dalam QS. Al-Ma’un, Allah mengingatkan kita agar tidak melupakan kepedulian terhadap sesama,” tuturnya

Dengan suasana yang akrab dan penuh semangat, Fatma mengajak para jama’ah dari berbagai usia untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an sekaligus memahami makna yang terkandung di dalamnya. “Belajar Al-Qur’an tidak mengenal usia dan waktu. Siapa pun yang menekuni bacaan serta mengamalkan isinya akan mendapatkan ketenangan dan keberkahan hidup,” tuturnya.

Dalam sesi tadabbur, para peserta diajak memahami nilai-nilai Al-Qur’an yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Surah Al-Ma’un menjadi pengingat penting bahwa ibadah sejati bukan hanya ritual, tetapi juga diwujudkan dalam kepedulian terhadap sesama.

Kepala KUA Rakit, Afif Sarianto memberikan apresiasi atas semangat jama’ah dan peran aktif penyuluh dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Melalui bimbingan Al-Qur’an, masyarakat tidak hanya belajar membaca, tetapi juga membangun kedekatan spiritual dengan Allah. Inilah bentuk nyata dakwah yang membumi di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, KUA Rakit berharap masyarakat semakin sadar bahwa belajar Al-Qur’an tidak dibatasi oleh usia maupun waktu. Seperti disampaikan Fatma dalam penutupnya, “Belajar Al-Qur’an adalah perjalanan seumur hidup. Jadikan Al-Qur’an sebagai lentera, agar hidup kita senantiasa diberkahi dan menuntun menuju surga”ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen KUA Rakit dalam membina masyarakat agar semakin cinta terhadap Al-Qur’an. Dengan semangat belajar sepanjang hayat, para jama’ah Majelis Taklim Nurul Huda diharapkan terus menjadikan Al-Qur’an sebagai lentera kehidupan menuju keberkahan dan ridha Ilahi.

(ars/ azd)

Skip to content