Suasana Penuh Antusias Warnai Lomba Menyanyi Berantai di Mandabara

Banjarnegara – Ruang Multimedia MAN 2 Banjarnegara (Mandabara) dipenuhi suasana meriah saat seluruh murid Mandabara mengikuti lomba menyanyi berantai pada Kamis,  (18/12). Kegiatan ini menjadi salah satu ajang kreativitas seni yang melibatkan partisipasi aktif setiap kelas dengan mengirimkan satu tim terbaiknya.

Lomba menyanyi berantai dirancang sebagai sarana pengembangan bakat dan minat murid di bidang seni suara. Setiap tim terdiri atas enam murid putra dan putri yang menyanyikan sebuah lagu secara bergantian. Dengan hanya menggunakan satu standing mic, peserta dituntut untuk tampil kompak, percaya diri, serta mampu menguasai panggung hingga lagu selesai dinyanyikan.

Kepala Mandabara, Prihantoro Achmad, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya ruang ekspresi bagi murid. “Madrasah harus menjadi tempat yang mendukung tumbuhnya potensi murid. Melalui lomba ini, bakat dan minat mereka dapat tersalurkan dengan baik sekaligus melatih kerja sama dan mental tampil di depan umum,” ujarnya.

Antusiasme peserta juga dirasakan oleh Ghina Sulaitsa Abida, salah satu murid yang turut tampil dalam lomba. Ia mengungkapkan perasaannya saat mengikuti kegiatan tersebut. “Saya merasa sangat senang bisa ikut lomba ini. Walaupun saya sering mengikuti lomba menyanyi dan pernah menang mewakili madrasah, rasa grogi tetap ada. Namun, hal itu justru membuat saya semakin bersemangat untuk tampil maksimal,” tuturnya.

Sementara itu, Anik Tyaga Santika selaku panitia dari OSIM MAN 2 Banjarnegara menjelaskan ketentuan lomba yang telah disepakati bersama. Ia menyampaikan, “Setiap kelas hanya boleh membawakan satu lagu yang telah ditentukan dan tidak boleh sama dengan kelas lain. Lagu yang dipilih harus lagu populer tahun 2005 sampai 2015 dengan genre pop, dangdut, atau campursari.”

Penilaian lomba mencakup kekompakan antarpenyanyi, ketepatan lirik, intonasi, artikulasi, keberanian, ekspresi, serta penguasaan panggung. Panitia menetapkan juara satu, dua, dan tiga dengan keputusan juri yang bersifat mutlak. Melalui kegiatan ini, Mandabara berharap murid tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga berkembang secara kreatif dan percaya diri. (TA)

Skip to content