Tawarkan Solusi Krisis Pangan Global, P5RA MTs Negeri 1 Banjarnegara Angkat Topik Wirausaha Tradisional Cita Rasa Sensasional

Banjarnegara (Humas) – Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil’alaamin (P5RA) merupakan bagian integral  dari Implementasi Kurikulum Merdeka. Agenda ini memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan pendidikan di Indonesia karena P5RA bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan implementasi nilai-nilai Pancasila serta meningkatkan pemahaman keagamaan di kalangan pelajar.

Tahun ketiga pelaksanaan Kurikulum Merdeka, MTs Negeri 1 Banjarnegara semakin memantapkan perencanaan kegiatan P5RA dengan terus melakukan perbaikan dari evaluasi-evaluasi yang diselenggarakan. Tahun pelajaran 2024/2025 pelaksanaan P5RA menggunakan skema blok hari dengan hari Sabtu sebagai waktu pelaksanaannya.

Sabtu (27/7) MTs Negeri 1 Banjarnegara memulai kegiatan P5RA dengan melakukan apel sekaligus menyampaikan alur aktivitas pelaksanaan P5RA yakni pengenalan,  kontekstualisasi, aksi, refleksi dan tindak lanjut kepada seluruh siswa.

Yatiman, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam sambutan apelnya menyampaikan motivasi dan pesan-pesan.

“Penanaman sikap, karakter dan nilai-nilai Pancasila adalah tujuan utama dari pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5RA ini. Ikutilah seluruh tahapan dan alur aktivitas dengan sebaik-baiknya agar kalian dapat memetik manfaat dan berhasil menjadi pelajar yang beriman dan berilmu”, tegas Yatiman mantap.

Sementara menurut Novia Fajriyati Alqomar selaku ketua pelaksana P5RA tema pertama di tahun pelajaran ini menyampaikan antusiasnya.

“Ini kali kedua saya diberikan tugas menjadi ketua. Bismillah…tema pertama kita yakni Wirausaha akan dapat berjalan sukses dan anak-anak dapat menikmati setiap tahapannya dengan bahagia.” Ujar Novia.

“Tewa wirausaha dengan topik Wirausaha Tradisional Cita Rasa Tradisional ini kita pilih sebagai wujud  analisa kita akan adanya isu krisis pangan global. Harapannya, melalui kegiatan P5RA dengan dimensi kreatif ini siswa-siswi MTs Negeri 1 Banjarnegara dapat memanfaatkan berbagai jenis bahan pangan lokal yang dapat diolah sekreatif mungkin menjadi makanan dengan cita rasa sensasional.” Sambungnya.

Yuniyati dalam paparannya kepada seluruh siswa Madtsansa menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan P5RA akan berhasil jika seluruh siswa dapat bekerja sama dan aktif dalam seluruh kegiatannya.

“Pelaksanaan P5RA ini tentu akan berhasil jika semangat menyukseskan tumbuh dari hati kita semua. Siswa dan fasilitator serta seluruh koordinator. Bismillah, P5RA Madtsansa sukses!” ucap Yuniyati penuh semangat.

Apel pembukaan P5RA dilanjutkan dengan kontekstualisasi yang dilaksanakan di kelas-kelas dengan pendampingan oleh fasilitator. (Lin/La)

Skip to content