Banjarnegara (Banjarnegara) – Metode Eksperimen adalah suatu cara mengajar di mana siswa melakukan percobaan tentang suatu hal, mengamati, dan menuliskan hasil pengamatan tersebut. Seperti halnya siswa kelas V B MI Ma’ arif Al Falah Joyokusumo atau MIMAU yang menerapkan metode eksperimen (26/2).
Berlangsung di kelas VB pada mata pelajaran matematika materi bangun datar dan melibatkan siswa kelas V B serta guru kelas. Farida Fitriana selaku wali kelas V B mengatakan tujuan metode eksperimen untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang ciri-ciri bangun datar.
Adapun latar belakang metode tersebut berasal dari ide wali kelas V B yang ingin memberikan pemahaman kepada siswa tentang bangun datar
“Agar anak-anak paham tentang ciri-ciri bangun datar dari membuat bangun datar, jumlah titik sudut sisi dan diagonal,” ujar Farida Fitriana selaku wali kelas V B.
Metode ini cocok diterapkan pada mata pelajaran matematika materi bangun datar untuk siswa berlatih mencoba dan mengamati sendiri tentang pelajaran tersebut. Siswa diajarkan bereksperimen dengan media yang digunakan guru kelas
Sementara itu, media yang digunakan dalam metode ini adalah Tusuk Clay Mathematic
“Clay dibuat bulat-bulat kecil kemudian dibuat kerangka bangun datar dengan lidi atau tusuk sate, kemudian siswa mengamati bentuk clay tersebut yang sudah dibentuk macam-macam bangun datar mulai ciri-ciri, titik sudut, dan diagonal,” jelas Farida Fitriana wali kelas V B.
Metode dan media ini disambut antusias oleh siswa kelas V B karena mudah dipahami
“Saya senang dengan ustazah berikan bisa mengena dan bisa langsung eksperimen belajar secara nyata dan bisa mengetahui cara mencari sudut sisi pada bangun datar dengan media Tusuk Clay Mathematic,” ujar Arwa Assegaf siswa kelas V B. Harapannya siswa bisa mengetahui secara langsung bereksperimen sendiri dan mengetahui macam bangun datar serta sifat-sifatnya. (RF)







