Banyumas – Tim futsal MTs Negeri 1 Banjarnegara berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan melaju ke babak 8 besar pada ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) MTs Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025. Pertandingan berlangsung di GOR Orion Purwokerto dan mempertemukan tim-tim kuat dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Di bawah asuhan pelatih Dadang Dwi dan pembina Radiono, Madtsansa tampil percaya diri sejak laga perdana. Pada match 1 babak penyisihan, tim futsal Madtsansa menghadapi perlawanan sengit dari tim Kabupaten Sukoharjo. Pertandingan berjalan ketat hingga waktu normal berakhir dengan skor 1-1. Pertarungan kemudian dilanjutkan ke adu penalti, di mana Madtsansa sukses menaklukkan lawan dengan skor 3-2 berkat penampilan gemilang sang penjaga gawang.
Kemenangan tersebut membawa Madtsansa melaju ke babak 16 besar, di mana mereka menghadapi lawan berikutnya. Pada match 2, tim futsal Madtsansa tampil solid dan disiplin, menguasai jalannya pertandingan. Berkat strategi yang matang, Madtsansa menang meyakinkan dengan skor 2-0 tanpa balas. Hasil ini memastikan mereka masuk ke babak 8 besar Porseni MTs Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, mengapresiasi perjuangan tim futsal Madtsansa.
“Kami bangga dengan perjuangan anak-anak. Lolos ke 8 besar bukan hanya soal hasil, tetapi juga bukti bahwa kerja keras, latihan teratur, dan semangat kebersamaan bisa menghasilkan prestasi yang membanggakan. Kami berharap di babak berikutnya tim bisa tetap fokus dan membawa nama Banjarnegara semakin harum di tingkat provinsi,” ujar Yatiman.
Sementara itu, pelatih tim Dadang Dwi menyampaikan bahwa kunci kemenangan tim adalah kekompakan dan strategi bertahan yang disiplin.
“Pertandingan pertama memang berat karena lawan dari Sukoharjo punya serangan cepat. Namun anak-anak mampu menjaga konsentrasi. Di adu penalti, mental mereka sangat teruji. Di match kedua, strategi kami lebih menekan sejak awal dan hasilnya kami bisa unggul dua gol. Saya berharap mereka tetap konsisten di babak 8 besar,” jelas Dadang.
Pembina tim, Radiono, menambahkan bahwa prestasi ini adalah hasil latihan yang konsisten selama berbulan-bulan.
“Sejak awal kami menanamkan pentingnya disiplin, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kemenangan ini adalah buah kerja keras anak-anak dan dukungan dari sekolah serta orang tua. Kami akan mempersiapkan strategi terbaik untuk menghadapi lawan di babak 8 besar,” ujar Radiono.
Salah satu pahlawan kemenangan di match pertama adalah Fajriel Fauzan Pradana, kiper Madtsansa, yang berhasil menahan tendangan penalti lawan. Fajriel mengaku sempat tegang, tetapi dukungan rekan setim membuatnya percaya diri.
“Waktu adu penalti lawan Sukoharjo, jantung saya berdebar kencang. Tapi saya ingat pesan pelatih untuk tetap fokus. Alhamdulillah saya bisa menahan satu tendangan penting dan itu membantu tim lolos. Di babak 8 besar, kami akan berusaha lebih keras lagi,” ungkap Fajriel dengan penuh semangat.
Dengan hasil ini, Madtsansa berhak melanjutkan perjuangan mereka di babak 8 besar yang akan digelar pada tanggal berikutnya di GOR Orion Purwokerto. Dukungan penuh dari para guru, orang tua, dan siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi tim untuk terus melaju.
Prestasi tim futsal Madtsansa di Porseni Provinsi Jawa Tengah menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara. Tidak hanya sebagai ajang pembuktian kemampuan olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan pelajar. (Lin)







