Tim Robotic Mts Negeri 1 Banjarnegara Raih The Winner Inspiration Award

Banjarnegara (Humas) – Merujuk pada salah satu misi MTs Negeri 1 Banjarnegara yakni melaksanakan pembelajaran dengan metode dan teknik yang profesional dan memanfaatkan teknologi digital maka MTs Negeri 1 Banjarnegara terus berupaya mengembangkan kegiatan berbasis teknologi bagi peserta didiknya. Salah satu upaya tersebut adalah dengan diselenggarakannya Ekstrakurikuler (eskul) robotic dan keikutsertaan di berbagai ajang robotic baik tingkat nasional maupun internasional.

Ajang Robotic Innovation Challenge (RIC) Winter Session 2025 yang diselenggarakan oleh International Youth Robotic Association (IYRA) bekerja sama dengan National University of Singapore (NUS) pada 7-10 Februari di Singapura menjadi salah satu ajang yang baru saja diikuti oleh tim robotic Madtsansa.

Mendelegasikan 2 peserta didiknya yakni Singgih Setiawan dan Zulfikar Adhi Musaffa serta pembimbing Ardian Apriliana, tim Robotic MTs Negeri 1 Banjarnegara berhasil meraih The Winner Inspiration Award setelah melakukan presentasi dan sesi Q&A di First Round. Capaian ini tentu saja disambut dengan sukacita oleh seluruh keluarga besar Madtsansa.

Yatiman, kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya.

“Alhamdulillah, selamat kepada ananda Singgih dan Zulfikar. Bertemu dengan tim dari berbagai negara tentu saja menjadi pengalaman yang luar biasa buat kita dalam bidang robotic untuk ke depannya semoga lebih baik lagi. Mari terus tingkatkan semangat berinovasi,” ucap Yatiman.

Sementara itu menurut Ardian Apriliana selaku pembimbing tim robotic Madtsansa, bahwa di ajang ini peserta hanya dibagi menjadi dua kategori berdasarkan usia.

“Untuk jenjang MTs/SMP masuk ke kategori open yakni usia 13 tahun hingga 17 tahun. Ini satu kategori dengan mereka yang dari SMA/MA. Jadi memang harus diakui, persaingan cukup berat,” ungkap Ardian Apriliana.

“Di ajang ini dengan tema “Fitness RoboFriends: Tetap aktif dengan teman robot Anda!” kita baru bisa perform di First Round yakni pameran karnaval. Di Round ini tim akan melakukan sesi presentasi singkat serta tanya jawab oleh juri yang berkeliling di stan pameran,” Sambung Ardian.

Di Round Pameran karnaval ini, Singgih dan Zulfikar mengenakan pakaian adat untuk mempresentasikan proyek robot mereka yang bertajuk “SHIELD – Silat and Health Integrated Exercise with AI Learning and Detection,”: Latihan Silat dan Kesehatan Terpadu Bersama Pembelajaran dan Deteksi AI. Dalam presentasi ini, tim robotic Madtsansa mengeksplorasi bagaimana kecerdasan buatan dapat meningkatkan

Latihan dan latihan pencak silat agar lebih maksimal dapat diakses dan efektif bagi para praktisi.

“Alhamdulillah saya dan Zulfikar dapat mempresentasikan proyek kami dengan baik sesuai rencana. Meski sedikit grogi, tapi kami dapat menjawab pertanyaan-pertanyaannya dari juri,” Ucap Singgih Setiawan.

Sementara Zulfikar dalam keterangannya kepada tim warta Madtsansa mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti ajang Robotic Innovation Challenge ini. “Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan. Masya Allah… Terima kasih Madtsansa telah memberikan kami kesempatan ini. Saya akan semakin menekuni robotic, semoga di series berikutnya kami dapat memberikan hasil yang lebih baik,” ujar Zulfikar. (LIN)

Skip to content