Banjarnegara (Humas) – Memasuki bulan Sya’ban 1447 Hijriah, Penyuluh Agama Islam Fungsional dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pagentan, Sutrisno, melaksanakan bimbingan dan penyuluhan kepada puluhan jamaah Majelis Taklim As-Sholihah. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Dusun Sawangan, Desa Pagentan, pada Selasa (3/2/2026).
Kegiatan rutin yang diikuti oleh sekitar 40 jamaah perempuan tersebut mengusung tema “Sya’ban: Momentum Emas Persiapan Menuju Ramadan”. Kehadiran penyuluh di tengah masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antara Kemenag dan umat.
Dalam tausiyahnya, Sutrisno, menekankan bahwa bulan Sya’ban seringkali dilalaikan oleh banyak orang karena letaknya yang diapit oleh dua bulan mulia, yaitu Rajab dan Ramadan. Padahal, Sya’ban adalah waktu yang paling tepat untuk melakukan “pemanasan” ibadah agar tidak kaget saat memasuki bulan puasa nanti.
“Bulan Sya’ban ibarat pintu gerbang. Jika kita ingin meraih kesuksesan ibadah di bulan Ramadan, maka persiapannya harus dimulai dari sekarang. Mulailah dengan membiasakan puasa sunnah, memperbanyak bacaan Al-Qur’an, dan menata niat. Jangan sampai kita memasuki Ramadan dalam keadaan hati yang belum siap,” ujar Sutrisno di hadapan para jamaah.
Beliau juga menambahkan bahwa pada bulan ini amalan manusia diangkat ke hadapan Allah Swt, sehingga sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan dan memohon ampunan (istighfar).
Ketua Majelis Taklim As-Sholihah, Hj. Isyati, menyambut baik kehadiran penyuluh agama dari KUA Pagentan. Menurutnya, bimbingan rutin seperti ini sangat dibutuhkan oleh ibu-ibu di Desa Pagentan untuk menambah wawasan keagamaan yang sesuai dengan tuntunan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Sutrisno yang senantiasa membimbing kami. Penjelasan beliau tentang keutamaan Sya’ban membuat kami lebih semangat untuk mempersiapkan diri. Harapan kami, ibu-ibu di sini bisa menjalankan ibadah Ramadan tahun ini dengan lebih berkualitas dan lebih khusyuk dari tahun-tahun sebelumnya,” tutur Hj. Isyati.
Kegiatan bimbingan penyuluhan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab seputar problematika fikih sehari-hari dan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta kelancaran ibadah di bulan suci mendatang. Melalui kegiatan ini, KUA Pagentan berkomitmen untuk terus hadir memberikan pendampingan spiritual yang mencerahkan bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kecamatan Pagentan.
(3S/azd)







