Tingkatkan Kompetensi Bahasa Inggris, Guru Kelas Bilingual MIFABARA Ikuti Sosialisasi dan Tes Awal Versant Test Pearson

Banjarnegara – Komitmen MIFABARA dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bilingual terus diwujudkan melalui pengembangan kompetensi guru. Salah satu guru kelas bilingual MIFABARA, Nila, mengikuti Sosialisasi dan Tes Awal (Versant Test) yang diselenggarakan oleh MPM–Pearson sebagai bagian dari rangkaian Program Pelatihan Proficiency Batch 2 dan Batch 3.(28/7)

Sebelum pelaksanaan tes, seluruh peserta mendapatkan pembekalan mengenai mekanisme asesmen agar dapat mengikuti tes sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai teknis pelaksanaan, sekaligus mempersiapkan peserta agar mampu mengerjakan tes secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, tim MPM–Pearson menjelaskan berbagai tahapan pelaksanaan, mulai dari persiapan sebelum tes, spesifikasi perangkat yang harus digunakan, kondisi ruangan yang mendukung, hingga tata tertib selama proses asesmen berlangsung. Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai alur pelaksanaan tes, teknik mengerjakan setiap bagian soal, serta standar pelaksanaan yang harus dipatuhi agar hasil asesmen benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.

Tes awal Versant Test dilaksanakan secara daring mulai hari ini hingga Senin mendatang, sehingga setiap peserta memiliki jadwal pelaksanaan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Asesmen ini menggunakan standar internasional dari Pearson dengan enam jenis soal yang dirancang untuk mengukur empat keterampilan utama berbahasa Inggris, yaitu writing (menulis), reading (membaca), speaking (berbicara), dan listening (menyimak). Hasil tes awal tersebut akan menjadi dasar pemetaan kemampuan peserta sebelum mengikuti rangkaian pelatihan Proficiency.

Kepala MIFABARA, mengapresiasi semangat guru dalam mengikuti program peningkatan kompetensi tersebut.

“Peningkatan kompetensi guru merupakan investasi terbaik bagi kemajuan madrasah. Melalui sosialisasi dan Versant Test ini, kami berharap kemampuan bahasa Inggris guru semakin berkembang sehingga mampu menghadirkan pembelajaran bilingual yang lebih efektif, komunikatif, dan berdaya saing global. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan profesionalisme sebagai pendidik,” ungkap beliau.

Melalui keikutsertaan dalam program ini, MIFABARA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan profesional guru. Dengan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan, madrasah optimis mampu menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas serta mencetak generasi yang unggul, berwawasan global, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(nas)

Skip to content