Tingkatkan Kualitas Baca Tulis Al-Qur’an, Sosialisasikan Metode Yanbu’a di LPQ Darul Mukhlisin

Banjarnegara (Humas) — Dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an dan meningkatkan standarisasi bacaan santri, penyuluh agama Islam, Dian Setiadi, menggelar sesi penyuluhan khusus di LPQ Darul Mukhlisin, Desa Blimbing, pada Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan dan pendalaman Metode Yanbu’a, sebuah metode pembelajaran baca tulis dan menghafal Al-Qur’an yang dikenal karena tingkat ketelitiannya terhadap kaidah tajwid dan makharijul huruf.

Dalam penyuluhannya, Dian Setiadi, memaparkan bahwa pemilihan Metode Yanbu’a didasarkan pada keunggulannya yang sistematis. “Metode Yanbu’a bukan sekadar cara membaca cepat, tetapi cara membaca yang tepat sesuai dengan rasm utsmani. Kita ingin para santri di Desa Blimbing, khususnya di LPQ Darul Mukhlisin, memiliki fondasi bacaan yang kokoh dan tartil sejak dini,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an tidak hanya bergantung pada metode, tetapi juga konsistensi para pengajar. “Peran ustaz dan ustazah sangat penting dalam menjaga kualitas bacaan santri. Dengan standar yang sama, insyaallah hasilnya juga akan lebih merata dan terukur,” tambahnya.

Penyuluhan ini diikuti dengan antusias oleh para pengajar (ustaz/ustazah) dan wali santri. Materi yang disampaikan meliputi teknik dasar Yanbu’a, kaidah tajwid praktis, serta standarisasi pengajaran agar kualitas bacaan santri seragam di setiap tingkatan jilid.

Salah satu peserta, seorang wali santri, mengaku mendapatkan pemahaman baru dari kegiatan ini. “Kami jadi lebih paham bagaimana cara mendampingi anak belajar di rumah. Ternyata bukan hanya cepat membaca, tapi harus benar sesuai tajwid,” ungkapnya.

Kepala LPQ Darul Mukhlisin juga menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, kehadiran penyuluh agama ke desa-desa memberikan semangat baru bagi para pejuang Al-Qur’an di tingkat lokal. “Kegiatan seperti ini sangat kami butuhkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Harapannya, para santri bisa lebih percaya diri dalam membaca Al-Qur’an,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan santri LPQ Darul Mukhlisin tidak hanya lancar membaca, tetapi juga mampu menulis dan memahami dasar-dasar ilmu Al-Qur’an dengan benar, yang nantinya akan menjadi modal utama mereka dalam beribadah sehari-hari. 

(m/azd)

Skip to content