Banjarnegara – Madrasah Aliyah Negeri 2 Banjarnegara (Mandabara) menyelenggarakan studium generale bertema “Tren Riset Global dan Lokal: Peluang Inovasi bagi Peneliti Muda Indonesia.”() Acara ini berlangsung di ruang multi media dan dihadiri oleh seluruh siswa-siswi yang antusias mendengarkan materi dari narasumber terkemuka.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Imam Heri Purnomo, membuka acara dengan menyampaikan sambutan hangat kepada para peserta. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya studium generale ini sebagai wadah bagi para siswa untuk menambah wawasan dan inspirasi di bidang penelitian.
“Selamat mengikuti studium generale dengan baik. Semoga acara ini dapat menjadi bekal berharga bagi kalian dalam mengembangkan minat dan bakat di bidang riset,” ujar Imam Heri Purnomo.
Materi inti studium generale disampaikan oleh narasumber ahli, Assoc. Prof. Dr. Sriyanto, M.Pd. Beliau memaparkan secara mendalam mengenai tren riset terkini, baik di tingkat global maupun lokal. Beliau juga memberikan motivasi kepada para siswa untuk tidak takut memulai penelitian sejak dini.
“Peneliti muda memiliki peran krusial dalam menciptakan inovasi. Mulailah dari hal kecil di sekitar kita, karena setiap riset, sekecil apa pun, dapat memberikan dampak besar,” tegas Sriyanto.
Meskipun tidak dapat hadir secara langsung karena tugas dinas, Kepala Mandabara, Prihantoro Achmad, menyampaikan dukungan penuhnya melalui pesan yang dibacakan oleh perwakilannya. “Saya sangat mendukung penuh agenda studium generale ini. Ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda Mandabara agar siap bersaing di kancah global,” demikian pesan yang disampaikan oleh Prihantoro Achmad.
Acara ini diharapkan dapat memotivasi siswa-siswi Mandabara untuk lebih aktif dan inovatif dalam dunia penelitian, sehingga dapat menghasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat. (ta)







