Banjarnegara – Parenting secara sederhana adalah pola asuh yang dilakukan orang tua terhadap anak yang melibatkan cara orang tua mendidik, membimbing, dan menjaga anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal dalam berbagai aspek, baik fisik, emosional, sosial, maupun intelektual. Dan MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo atau yang biasa dikenal dengan sebutan MIMAU ini kembali menggelar program Parenting sebagai agenda rutin akhir semester menjelang Sumatif Akhir Semester Satu (SAS 1) yang ditujukan bagi orang tua siswa MIMAU.
Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam karena diadakan serombongan belajar (rombel) kelas 1 (satu) yaitu kelas 1A, 1B dan 1C. Dengan pembagian waktu pembukaan, laporan perkembangan siswa kelas 1A, kemudian kelas 1B dan kelas 1C, dilanjut penyampaian tips menghadapi SAS 1 dan informasi kegiatan madrasah yang dilanjutkan parenting, kemudian penutup. Tujuannya adalah untuk mendukung perkembangan anak, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan berkarakter. Parenting dan laporan perkembangan siswa ini dilaksanakan oleh seluruh kelas, namun sebagai giliran perdananya adalah kelas 1 yang baru selesai melaksanakan kegiatan tersebut Senin kemarin.(10/11)
Nuri Fatimah wali kelas 1C membuka kegiatan tersebut pukul 13.15 wib dengan diawali bacaan surah Al Fatihah bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan perkembangan siswa kelas 1A yang secara umum tentang keseharian semua kelas 1 namun ada yang lebih spesifik tentang kelas tersebut, begitupun laporan kelas 1B dan 1C selama kurang lebih mendekati satu semester ini. Dalam laporannya Nuri menyampaikan kata motivasi, hasil pembelajaran serta tips menjelang SAS. Harapannya setelah laporan ini ada usaha yang lebih maksimal baik itu dari orang tua maupun dari siswanya.
“saya sangat berharap, meskipun disini sudah saya sampaikan hasil ananda semua, semoga setelah ini ada usaha yang lebih agar ananda saling bersaing sehat dalam berprestasi. Karna nilai yang sudah saya sampaikan ini bersifat sementara atau dalam hal ini belum semuanya terlaksana, maka masih ada harapan untuk mengejar nilai yang masih kurang/ tertinggal atau mungkin ada yang kepingin menambah nilai. Semangat selalu ya ibu-ibu dan juga ananda semua, semoga sehat selalu, lancar, diberikan ketajaman fikiran, dan hasilnya maksimal,”ungkap Nuri menyemangati seluruh orang tua siswa kelas 1 Mimau.
Setelah disampaikan laporan dari wali kelas, dilanjutkan sambutan oleh Kepala Madrasah yang sekaligus memberikan materi parenting pada siang itu. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara orang tua dan sekolah dalam mendidik anak untuk mencapai kesuksesan.
“peran orang tua sangat besar dalam membentuk karakter dan masa depan anak. Dengan adanya program ini, kami berharap dapat membantu orang tua memahami dan mendukung perkembangan anak mereka sesuai dengan tahapannya,” tegas Wahyul Khomisah selaku kepala madrasah Mimau menyampaikan dihadapan semuanya.
Selain sesi pemaparan materi, orang tua diajak untuk lebih mengenal anak mereka dengan mengingat hal-hal positif dan negatif yang mereka perhatikan dari anaknya. Momen yang diutarakan ternyata sesuai dengan materi yang disampaikan. Namun, yang perlu digaris bawahi yaitu ambilah dan ceritakanlah yang baik-baik. tanamkan mindset/ pikiran positif baik untuk diri kita maupun kepada anak-anak kita agar harinya pun penuh dengan hal-hal positif.
Dengan berakhir dan lancarnya pelaksanaan parenting dan laporan perkembangan siswa kelas 1 ini, maka Wahyul mengapresiasi jalannya acara yang penuh makna.
“program ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk orang tua tetapi juga bagi anak-anak. Kami berharap dengan adanya parenting ini, komunikasi antara orang tua dan anak semakin erat, serta kesadaran akan peran keluarga dalam pendidikan semakin meningkat. Terimakasih atas kehadirannya, Alhamdulillah 98% kehadiran secara keseluruhan dari kelas 1A, 1B dan 1C,” ungkap Yul panggilan akrab beliau mengakhiri sesi tersebut.
Dengan ditutup bacaan Hamdalah bersama, maka berakhirlah program parenting ini, diharapkan orang tua semakin memahami pentingnya mendidik anak dengan keseimbangan kasih sayang dan ketegasan, serta mampu menjadi pendamping terbaik dalam tumbuh kembang anak mereka. (NF)







