Banjarnegara (Humas) – Dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi turnamen bola voli menyambut Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama, tim bola voli GTK MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa) menggelar pertandingan persahabatan atau sparing dengan dua tim tangguh, yakni Tim Bola Voli Desa Bondolharjo dan Tim Bola Voli Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIX Dim 0704/Banjarnegara, pada Jumat (10/10).
Pertandingan yang berlangsung di Lapangan bola Voli indoor Madtsansa tersebut berjalan seru dan penuh semangat kekeluargaan. GTK Madtsansa menurunkan skuad terbaiknya, di antaranya Asih Wijayanti (kapten tim), Rahma Ayu Arina Putri, Novia Fajriati, Roosdian Chandra, Aulia Nazla, Reni Oktaningsih, Agustina Dewi, dan Yuliana Rahmanti.
Pada pertandingan pertama, GTK Madtsansa menghadapi Tim Bola Voli Desa Bondolharjo. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal, namun Madtsansa harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah dua set langsung dengan skor 20–25 dan 18–25. Meski sempat unggul di awal set pertama, tim Madtsansa beberapa kali kehilangan fokus dan melakukan kesalahan servis yang memberi keuntungan bagi tim lawan.
Namun, kekalahan tersebut tidak mematahkan semangat tim. Dalam laga kedua menghadapi Tim Bola Voli Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIX Dim 0704/Banjarnegara, GTK Madtsansa bangkit dengan performa yang lebih solid dan kerja sama tim yang padu. Berkat strategi yang diterapkan pelatih, tim berhasil menang dua set langsung dengan skor 25–21 dan 25–17.
Kapten tim GTK Madtsansa, Asih Wijayanti, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas perjuangan rekan-rekannya di lapangan.
“Meskipun di laga pertama kami kalah, tapi semangat teman-teman tidak luntur. Justru kekalahan itu membuat kami lebih kompak di pertandingan berikutnya. Kami belajar untuk tidak terburu-buru dan lebih fokus pada pola permainan. Kemenangan melawan Persit menjadi motivasi besar untuk menghadapi turnamen Hari Guru Nasional dan HAB nanti,” ujar Asih.
Sementara itu, pelatih tim GTK Madtsansa, Nurwachidin Supriyatno, menilai hasil sparing ini sangat berharga sebagai bahan evaluasi. Ia mengaku puas dengan performa para pemain yang menunjukkan peningkatan dari sisi kerja sama dan semangat juang.
“Tujuan utama sparing ini memang bukan sekadar menang, tetapi melihat kesiapan tim menghadapi turnamen sebenarnya. Dari dua pertandingan ini, kami bisa menilai kekuatan dan kelemahan tim. Kekalahan melawan Bondolharjo memberi pelajaran penting tentang penguasaan bola pertama dan komunikasi di lapangan. Saat melawan Persit, anak-anak tampil lebih lepas dan percaya diri, sehingga hasilnya pun memuaskan,” jelas Nurwachidin.
Salah satu pemain andalan, Rahma Ayu Arina Putri, juga mengaku bahwa sparing ini menjadi ajang penting untuk mengasah mental bertanding.
“Kami merasa senang bisa bertanding dengan tim-tim berpengalaman seperti Bondolharjo dan Persit. Dari mereka kami belajar banyak tentang kekompakan dan strategi bertahan. Pertandingan seperti ini membuat kami semakin siap untuk menghadapi turnamen nanti,” ujar Rahma.
Senada dengan itu, Novia Fajriati menambahkan bahwa kebersamaan dalam tim menjadi kunci dalam meraih kemenangan di laga kedua.
“Kami saling menyemangati dan belajar untuk tidak saling menyalahkan ketika melakukan kesalahan. Setelah kalah di laga pertama, kami berkomitmen untuk bermain lebih tenang dan menikmati permainan. Hasilnya, semua lebih kompak dan fokus,” tutur Novia.
Kegiatan sparing ini disambut positif oleh seluruh warga madrasah. Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman turut memberikan apresiasi kepada tim GTK Madtsansa atas semangat dan sportivitas yang ditunjukkan.
Beliau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya membina fisik, tetapi juga mempererat kekeluargaan antar guru dan tenaga kependidikan.
“Olahraga adalah bagian penting dari pembinaan karakter. Kemenangan bukan tujuan utama, tapi kebersamaan dan semangat berkompetisi sehat itulah yang lebih bermakna,” ujar Yatiman.
Dengan hasil satu kemenangan dan satu kekalahan, GTK Madtsansa terus berbenah dan berlatih rutin untuk menghadapi Turnamen Bola Voli Hari Guru Nasional dan HAB Kementerian Agama yang akan digelar dalam waktu dekat.
Tim optimistis dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam ajang tersebut. Semangat dan kerja keras yang ditunjukkan dalam sparing kali ini menjadi bekal berharga menuju pertandingan sesungguhnya. (Fy/La)







