Banjarnegara – Eagle Scout Award atau Penghargaan Pramuka Garuda adalah penghargaan tertinggi yang bisa diraih dalam dunia pramuka. Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota Pramuka yang telah mencapai tingkatan Garuda dan memenuhi persyaratan tertentu. Penghargaan pramuka ini juga diberikan kepada semua tingkatan baik Siaga, Penggalang, dan Penegak. ESA singkatan dari Eagle Scout Award ini adalah sebagai wadah ajang kegiatan pramuka garuda berprestasi atas kesungguhannya dan ketekunannya dalam mempelajari dunia pramuka. Mimau (MI Maarif Al Falah Joyokusumo) ikut serta dalam seleksi tersebut dengan harapan mampu menambah semangat dan pengetahuan tentang pramuka.(18/6)
Kegiatan seleksi ini dilaksakan pada hari Rabu, 18 Juni 2025 yang bertempat di SDN 4 Krandegan. Mimau mengirimkan 2 pramuka siaga garuda untuk mengikuti seleksi ESA. Syarat ikut serta dalam kegiatan seleksi ESA adalah dengan mengisi link yang berisikan dengan surat ijin orang tua, surat gugus depan, dan biodata peserta. Setiap pangkalan mengirimkan satu putra dan satu putri siaga garuda untuk menjadi siaga garuda terbaik. Mimau memberikan kesempatan kepada Ananda Naajich dan Faliha kelas IVB sebagai perwakilan Mimau untuk mengikuti seleksi tersebut. Adapun hal-hal yang harus dipersiapkan adalah pemberian contoh materi dan juga skil tentang simpul dan tali temali serta belajar wawancara dengan baik.
Audina, selaku pembina siaga mengungkapkan semangatnya untuk mengirimkan dua siaga garuda hebat untuk mewakilkan mimau pada seleksi ESA.
“Kegiatan ESA kali ini bagi saya adalah pertama kali dalam kepengurusan saya. Maka dari itu, saya memutuskan untun menunjuk mba Faliha dan Mas Naajich untuk ikut serta dalam seleksi. Hal ini perlu persiapan dalam segi pengetahuan dan keterampilan. Harapan saya semoga dengan keikutsertaan mimau dalam seleksi ESA mampu menambah pengalaman bagi mereka”. tuturnya.
Perisapan yang dilakukan tim mimau adalah dengan memberikan waktu pelatihan untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan. Adapun pengetahuan yang dimaksud adalah mengenai sejarah pramuka, kebangsaan Indonesia, hari besar dan nasional, pencetus dan penggerak pramuka dan masih banyak lagi materi yang harus dipelajari oleh tim mimau. Adapun keterampilan yang dimaksudkan adalah perihal simpul dan tali temali. Hal yang diujikan adalah simpul mati, simpul anyam tunggal, simpul pangkal, simpul jangkar, dan simpul inggris. Selain tentang tali temali, tim mimau juga belajar untuk dilatih menjawab yang baik dan benara dalam sesi wawancara yang dilaksanakan saat seleksi.
Naajich, perwakilan siaga garuda putra Mimau mengungkapkan rasa yang tidak terduga karena terpilih menjadi peserta seleksi ESA.
“Sebenarnya, saya cukup takut untuk mengikuti seleksi ini. Namun dengan dukungan pembina dan orang tua saya menjadi terpacu untuk terus belajar dan menunjukkan kinerja yang terbaik versi diriku. Semoga dengan ini bisa menambah banyak teman dan pengetahuan.” ungkap Naajich..
Pelaksanaan ESA yang diikuti oleh 16 sekolah di Kecamatan Banjarnegara. Mimau adalah satu-satunya MI yang mengikuti seleksi ESA tersebut. Acara yang dilakukan dari jam 08.00 – 13.00 diisi dengan pembukaan, tes tertulis secara online yang diwajibkan setiap peserta membawa handphone atau laptop sendiri, sesi wawancara, uji simpul dan ikatan, pantohir serta pengumuman hasil seleksi. Rangkaian demi rangkaian sesi dilakukan oleh setiap peserta dan para pendamping tidak diperbolehkan untuk meninjau anak didiknya dengan tujuan melatih kepercayaan diri dan kemandirian peserta. Berakhirnya kegiatan ESA ditandai dengan pengumuman hasil seleksi dengan menobatkan salah satu siswa Mimau bernama Faliha Saufa Hidayah keluar menjadi peringkat 2 dengan selisih 5 poin dari peringkat pertama yaitu 215.
Faliha siswa mimau yang dinobatkan menjadi peringkat kedua merasa bersyukur atas apa yang telah dusahakan. Hal ini menjadi langkah awal yang bagus walaupun belum bisa mewakili kwartir ranting Banjarnegara.
“Ada sedikit rasa kecewa karena belum bisa menjadi peringkat pertama, namun berkat motivasi semua saya merasa bersemangat kembali dan akan terus belajar tentang pramuka serta menambah pengalaman yang lainnya. Menjadi peringkat kedua merupakan langkah yang baik bagi saya dan semoga bisa membanggakan nama mimau”. Ucapnya. (AD)







