Banjarnegara – MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) kembali menggelar upacara bendera pada Senin, 29 September 2025. Bertempat di halaman madrasah, kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti kurang lebih 600 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan.
Pelaksanaan upacara kali ini dipercayakan kepada siswa kelas 5D yang bertugas sebagai petugas upacara. Mereka menampilkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kekompakan sejak awal hingga akhir kegiatan. Salah satu yang paling menonjol adalah peran Seyna sebagai pemimpin upacara. Dengan suara lantang dan tegas, ia berhasil memimpin jalannya upacara dengan baik, sehingga seluruh rangkaian berjalan tertib dan penuh semangat.
Bertindak sebagai pembina upacara, Siti Fatimah memberikan amanat yang berfokus pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan madrasah. Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa kebersihan bukan hanya tugas segelintir orang, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga madrasah. Ia mengingatkan para siswa agar selalu menjaga kebersihan ruang kelas, halaman, serta fasilitas lain yang digunakan setiap hari.
Lebih lanjut, Siti Fatimah juga menyoroti pentingnya merawat alat-alat kebersihan. Menurutnya, sapu, pel, maupun tempat sampah merupakan sarana yang harus digunakan dengan baik dan dijaga agar dapat berfungsi dalam jangka waktu lama. “Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita rawat madrasah kita agar selalu bersih, sehat, dan nyaman untuk belajar. Dengan lingkungan yang bersih, kita pun lebih semangat menuntut ilmu,” tegasnya.
Kepala Madrasah, dalam kesempatan terpisah, juga menyampaikan apresiasinya. “Kami bangga dengan semangat siswa-siswi MIFABARA yang disiplin mengikuti upacara. Amanat pembina tentang kebersihan sangat relevan, karena membiasakan hidup bersih sejak dini akan membentuk karakter yang baik. Semoga seluruh warga madrasah bisa bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap nyaman,” ungkapnya.
Upacara ini menjadi bukti nyata bahwa kegiatan rutin di madrasah dapat menjadi media pembinaan karakter. Selain menanamkan kedisiplinan, juga menumbuhkan rasa peduli, tanggung jawab, serta kebersamaan. Bimbingan guru dan dukungan warga madrasah, diharapkan budaya menjaga kebersihan tidak hanya diterapkan di madrasah, tetapi juga dibawa ke rumah dan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan upacara yang sarat makna ini, MIFABARA terus berkomitmen mendidik generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian terhadap lingkungan.(nas)







