Banjarnegara – MIFABARA kembali mengawali pekan dengan pelaksanaan upacara bendera pada Senin pagi. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan MIFABARA.(31/8)
Bertindak sebagai pembina upacara, Nihri menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya membangun kebiasaan positif untuk meraih kesuksesan, khususnya dalam mengikuti berbagai kompetisi dan bidang prestasi.
Dalam amanatnya, Nihri membagikan sejumlah trik yang dapat diterapkan siswa agar mampu meraih prestasi.
“Kalau ingin sukses dalam kompetisi, jangan hanya mengandalkan bakat. Harus ada kemauan untuk belajar, latihan secara konsisten, disiplin, berani mencoba, dan tidak mudah menyerah serta jangan lupa berdoa,” pesan Nihri.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Ada yang unggul dalam bidang akademik, olahraga, seni, keagamaan, maupun keterampilan lainnya. Karena itu, siswa diharapkan tidak takut untuk mengenali dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Menurut Nihri, terdapat beberapa kunci yang perlu dimiliki oleh seorang calon juara, yaitu menentukan target, berlatih dengan tekun, belajar dari kesalahan, menjaga kedisiplinan, serta memiliki mental pantang menyerah. Selain itu, siswa juga perlu menjaga sikap dan akhlak karena prestasi yang baik akan semakin bermakna apabila disertai karakter yang baik.
“Jangan takut kalah ketika mengikuti lomba. Kekalahan bukan akhir dari perjuangan, tetapi menjadi bahan evaluasi agar kita bisa lebih baik pada kesempatan berikutnya,” lanjutnya.
Pesan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh siswa MIFABARA untuk terus berani berkompetisi dan mengembangkan potensi diri. Semangat berprestasi diharapkan tidak hanya tumbuh ketika akan mengikuti perlombaan, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam keseharian peserta didik.
Pelaksanaan upacara semakin lengkap dengan keterlibatan siswa kelas 5A sebagai petugas upacara. Mereka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menunjukkan sikap disiplin serta percaya diri di hadapan seluruh warga madrasah.
Melalui kegiatan upacara, MIFABARA tidak hanya menanamkan nilai kedisiplinan dan nasionalisme, tetapi juga menjadikannya sebagai ruang untuk memberikan motivasi dan penguatan karakter kepada peserta didik.
Semangat yang disampaikan Nihri menjadi pengingat bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan proses, latihan, doa, kedisiplinan, dan keberanian untuk terus mencoba. Dari MIFABARA, tumbuh generasi yang siap berprestasi di berbagai bidang dengan tetap menjunjung tinggi akhlak dan nilai-nilai kebaikan.(nas)







