Banjarnegara – MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) menggelar kegiatan upgrading dan refreshing guru dengan metode berbeda. Para guru reguler non reguler,dan koordinator kelas bermain outbound untuk meningkatkan kekompakan, kebugaran, dan semangat mengajar. Kegiatan berlangsung di The PIKAS Resort Banjarnegara (12/7/2026).
Kegiatan ini sebagai refreshing guru sekaligus menyiapkan kekompakan guru dan semangat menghadapi tahun ajaran baru. Refreshing berupa outbound ini dipimpin oleh Kak Rudi beserta tim sebagai pemandu outbound dari GRO (Generasi Rabani Organizer). Kepala Madrasah, Wahyul Khomisah menyampaikan tujuan upgrading ini sebagai wadah kebersamaan dan kekompakan para guru.
“Upgrading ini sebagai wadah para guru meningkatkan kekompakan kebersamaan melalui permainan outbound yang menyenangkan, menyehatkan badan, dan meringankan pikiran,” jelasnya.
Sebelum game Kak Rudi memberikan sebuah pilihan kepada guru untuk menaganalisa kelembagaan dari sebuah kertas yang diberikan.
“Ustadz Ustadzah semua memegang kertas lalu disebelah kanan tulis antara SDM dan sistem prioritas mana, sebelah kiri kelebihan guru semua, setelah itu disimpan di saku,” ujarnya.
Lanjut, outbound diawali dengan permainan menghafal lirik lagu dengan menghafal kata sebelumnya beserta gerakan jika salah akan diberi double tipe oleh tim. Game ini untuk meningkatkan kemampuan hafalan guru saat nanti mengajar. Kemudian, game berkelompok menggiring 5 bola bersamaan tanpa keluar lingkaran, estafet balon, tebak gaya, mengambil bola dengan memandu 1 anggota untuk mengambil, lari mengejar bom dengan mengejar orang yang memegang bom, dan lempar air ke belakang. Suasana ceria dan penuh tawa mewarnai kegiatan tersebut, namun disetiap game terdapat nilai edukasi yaitu semangat, kepemimpinan, kerjasama tim, dan tanggung jawab.
Setelah outbound, para guru diberikan refleksi atas apa yang didapat dari permainan serta kertas yang disimpan saat pembukaan untuk dijabarkan analisanya. Kak Rudi juga memberikan refleksi bawah sistem harus terstruktu untuk menciptakan SDM yang unggul.
‘Sistem harus terstruktur atau tertata supaya SDM yang kita hasilkan semakin unggul karena sistemnya bagus,” jelasnya.
Kemudian, para guru makan bersama dilanjutkan rapat persiapan tahun ajaran baru yang dipimpin oleh Kepala Madrasah serta Komite. Rapat ini membahas struktur organisasi madrasah dan rencana di tahun ajaran baru. Kegiatan ditutup dengan membaca hamdalah sekaligus membubarkan panitia kegiatan. (RF).







