Wali Kelas II MI Al Fatah Parakancanggah Sosialisasikan Pencegahan Perundungan, Bangun Sinergi Orang Tua dalam Menciptakan Lingkungan Ramah Anak

Banjarnegara – Dalam rangka memperkuat pendidikan karakter sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, Wali Kelas II MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) menggelar kegiatan sosialisasi parenting kepada wali murid dengan tema “Bersama Mencegah Perundungan, Bersama Menumbuhkan Karakter Mulia.” Kegiatan ini menjadi ruang diskusi yang hangat antara guru dan orang tua dalam membangun kesadaran bahwa pencegahan perundungan harus dimulai dari lingkungan keluarga.(30/6)

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai bentuk-bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital. Selain itu, orang tua diajak mengenali tanda-tanda apabila anak menjadi korban maupun pelaku perundungan, sehingga dapat segera memberikan pendampingan dan solusi yang tepat.

Wali Kelas II menyampaikan bahwa pendidikan karakter tidak cukup hanya dilakukan di madrasah. Rumah merupakan sekolah pertama bagi setiap anak, sedangkan orang tua adalah guru yang akan selalu menjadi teladan dalam kehidupan mereka.

“Anak belajar bukan hanya dari apa yang kita nasihatkan, tetapi lebih banyak dari apa yang mereka lihat dan rasakan setiap hari. Ketika di rumah mereka dibiasakan saling menghargai, berbicara dengan lembut, meminta maaf, memaafkan, dan peduli terhadap sesama, maka nilai-nilai itu akan mereka bawa ke lingkungan madrasah,” ungkap beliau.

Kepala MI Al Fatah Parakancanggah mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi antara madrasah dan keluarga dalam mendidik generasi berakhlakul karimah.

“Pendidikan terbaik lahir ketika guru dan orang tua memiliki tujuan yang sama. Anak-anak tidak hanya membutuhkan prestasi akademik, tetapi juga hati yang penuh kasih, sikap saling menghormati, dan lingkungan yang membuat mereka merasa aman untuk tumbuh menjadi pribadi terbaik,” tuturnya.

Melalui kegiatan parenting ini, MI Al Fatah Parakancanggah berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara madrasah dan orang tua. Dengan kebersamaan tersebut, setiap anak akan tumbuh dalam lingkungan yang penuh cinta, bebas dari perundungan, serta memiliki karakter yang santun, percaya diri, dan peduli terhadap sesama. Sebab, setiap kata yang baik, setiap pelukan yang hangat, dan setiap teladan yang diberikan hari ini akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka.(nas)

Skip to content