Workshop Digitalisasi Madrasah Perkuat Kompetensi Guru MIMAU dalam Penyusunan Administrasi Tahun Pelajaran 2026/ 2027

Banjarnegara– Dalam rangka meningkatkan kompetensi pendidik di bidang teknologi pendidikan sekaligus mempersiapkan administrasi pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/ 2027, MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) menyelenggarakan Workshop Digitalisasi Madrasah dan Pembuatan Administrasi Tahun Pelajaran 2026/ 2027 pada Kamis, 9 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB ini dilaksanakan di Ruang Kelas 3B, Lantai 1 Gedung Baru MIMAU. Seluruh guru mengikuti kegiatan dengan penuh antusias mengenakan dresscode atasan merah marun dan jilbab warna moca sebagai bentuk kekompakan serta semangat menyongsong tahun ajaran baru. Sesuai ketentuan panitia, setiap peserta diwajibkan membawa laptop agar dapat langsung mempraktikkan materi yang disampaikan.

Workshop menghadirkan narasumber Ade Fahrizal, perwakilan Penerbit Buku Erlangga Yogyakarta, yang membimbing peserta dalam pemanfaatan teknologi digital untuk menunjang penyusunan administrasi guru secara efektif, sistematis, dan sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan. Materi yang disampaikan meliputi digitalisasi perangkat pembelajaran, penyusunan administrasi yang lebih efisien, serta optimalisasi teknologi dalam mendukung proses belajar mengajar di madrasah.

Kepala MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo Wahyul Khomisah, menyampaikan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan yang harus terus dikembangkan oleh seluruh tenaga pendidik.

“Kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi menjadi salah satu kunci peningkatan mutu layanan pendidikan. Melalui workshop ini, saya berharap seluruh guru semakin siap menyusun administrasi pembelajaran yang tertata, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik bagi peserta didik pada Tahun Pelajaran 2026/2027,” tutur kepala madrasah dihadapan semuanya.

Sementara itu, narasumber Ade Fahrizal menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi kerja guru.

“Digitalisasi administrasi membantu guru bekerja lebih cepat, lebih rapi, serta memudahkan penyimpanan dan pengelolaan dokumen pembelajaran. Harapannya, guru dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas proses belajar mengajar,” jelasnya disela-sela mengisi materi.

Tim Jurnalis Madrasah Nuri Fatimah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata MIMAU dalam membangun budaya kerja yang inovatif dan berorientasi pada kemajuan teknologi pendidikan.

“Workshop ini menunjukkan komitmen MIMAU dalam menciptakan guru yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Semangat belajar para guru menjadi modal utama untuk menghadirkan pembelajaran yang semakin berkualitas bagi seluruh peserta didik,” ungkap Nuri sapaan salah satu tim Jurnalis Madrasah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo semakin siap menyongsong Tahun Pelajaran 2026/ 2027 dengan administrasi yang lengkap, tertata secara digital, serta mampu mengoptimalkan teknologi sebagai bagian dari peningkatan mutu layanan pendidikan. Workshop ini juga menjadi wujud nyata komitmen MIMAU dalam terus berinovasi demi mewujudkan madrasah yang unggul, profesional, dan berdaya saing di era digital.(NF)

Skip to content