Banjarnegara – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MIFABARA dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Banjarnegara. Kali ini, Yumna Hanifa Mustabsyiroh, siswi kelas 6C, berhasil meraih Juara 1 cabang lomba catur putri yang diselenggarakan di Aula Korwilcam Banjarnegara, Kamis (7/5).
Keberhasilan Yumna menjadi bukti bahwa siswi MIFABARA mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam olahraga yang membutuhkan strategi, ketelitian, dan konsentrasi tinggi. Dalam setiap pertandingan, Yumna tampil tenang dan percaya diri saat menghadapi lawan-lawannya.
Dengan ketenangan dan kecerdasannya, Yumna mampu mengatur strategi permainan dengan baik hingga akhirnya keluar sebagai juara pertama.
Kepala MIFABARA, Durotun Nafisah, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, prestasi Yumna sangat membanggakan. Catur melatih anak untuk berpikir kritis, sabar, dan fokus. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri,” tuturnya.
Wali Kelas 6 juga mengungkapkan bahwa Yumna merupakan sosok yang tekun dan memiliki semangat belajar tinggi. “Yumna sangat teliti dan tenang saat bermain. Ia mampu mengendalikan emosi dan fokus pada strategi permainan. Itu yang menjadi kekuatannya,” ujarnya.
Di balik kemenangan ini, tersimpan filosofi mendalam tentang seorang pemain catur perempuan. Dalam permainan catur, perempuan mengajarkan bahwa kelembutan bukan berarti kelemahan. Seorang pemain catur perempuan mampu menunjukkan ketegasan dalam mengambil keputusan, kesabaran dalam menghadapi tekanan, dan kecerdasan dalam menyusun strategi.
Bidak-bidak catur juga mengajarkan bahwa setiap langkah perempuan memiliki makna dan pertimbangan. Tidak terburu-buru, tetapi penuh perhitungan. Seperti seorang perempuan dalam kehidupan, yang sering kali harus berpikir matang, menjaga keseimbangan, serta tetap tenang dalam menghadapi berbagai tantangan.
Selain itu, dalam papan catur terdapat bidak ratu yang memiliki gerak paling luas dan kuat. Filosofi ini menggambarkan bahwa perempuan memiliki kekuatan besar ketika percaya pada kemampuan dirinya sendiri. Dengan kecerdasan, ketekunan, dan keberanian, perempuan mampu menjadi penggerak perubahan dan membawa kemenangan.
Prestasi Yumna Hanifa Mustabsyiroh menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MIFABARA, khususnya para siswi, untuk terus percaya diri dalam meraih cita-cita dan prestasi. Dengan semangat belajar, ketenangan, dan kerja keras, setiap anak memiliki kesempatan untuk bersinar dan mengharumkan nama madrasah di berbagai bidang.(nas)







