Banjarnegara (Humas) – Dalam perjalanan hidup seorang anak muda, ada momen-momen yang mampu merangkai kisah indah, sebuah kisah tentang pencapaian, dedikasi, dan bakat yang diasah dengan sepenuh hati. Hilmi Aulia Abqary Zahrani, seorang siswa kelas 7B di MTs Negeri 1 Banjarnegara, telah menorehkan prestasi gemilang dalam dunia sastra. Di bawah bimbingan Risky Arbangi Nopi, Zahrani panggilan akrabnya berhasil menerbitkan empat karya puisinya di media ternama, Kedaulatan Rakyat Yogyakarta.
Zahrani bukan hanya sekadar siswa biasa, ia adalah salah satu anak muda berbakat yang telah menunjukkan kemampuan menulisnya sejak dini. Dengan ketekunan dan dorongan yang diberikan oleh sang guru, Zahrani mampu mengekspresikan perasaannya melalui kata-kata yang penuh makna, menghidupkan setiap bait puisinya dengan sentuhan emosi yang dalam. Keempat karya puisi yang terbit ini bukan hanya mencerminkan bakat Zahrani, tetapi juga merupakan cerminan dari usaha tanpa lelah dan dedikasi yang tak pernah pudar.
Saat ditanya tentang bagaimana perasaannya, Zahrani menjawab dengan suara lembut namun penuh arti,
“Setiap kata dalam puisiku adalah doa yang kutitipkan pada angin. Aku berharap, bait-bait ini mampu mencapai hati yang merindu akan kedamaian, dan menjadi pengingat bahwa dalam kesederhanaan, kita menemukan keindahan yang sejati.” Ujarnya pada Selasa, 3 September 2024 di MTs N 1 Banjarnegara.
Komentar puitis Zahrani ini menggambarkan kedewasaan dan kedalaman perasaannya sebagai seorang penulis muda. Karya-karyanya tidak hanya lahir dari pena, tetapi dari hati yang merasakan setiap getaran kehidupan.
Risky Arbangi Nopi, sebagai pembimbing yang setia mendampingi Zahrani, juga memberikan komentarnya yang tak kalah syahdu. “Melihat Zahrani melangkah sejauh ini adalah kebahagiaan tersendiri bagi saya. Setiap puisinya adalah cermin dari perjalanan batinnya yang kaya, dan saya hanya berharap dapat terus mendampingi, melihatnya tumbuh, dan menggapai mimpinya yang tinggi. Dalam setiap kata yang dituliskan Zahrani, ada cahaya yang menuntun langkahnya, dan itu membuat saya percaya bahwa ia akan terus bersinar.” tambahnya.
Pencapaian ini menjadi inspirasi bagi teman-temannya dan juga bagi generasi muda lainnya di Banjarnegara. Zahrani telah membuktikan bahwa mimpi bisa diraih dengan usaha dan semangat yang tak kenal lelah. Dukungan dari lingkungan sekolah, terutama dari guru seperti Risky, juga menjadi faktor penting dalam mengembangkan potensi yang dimiliki setiap siswa.
Karya-karya puisi Zahrani yang diterbitkan di Kedaulatan Rakyat Yogyakarta adalah sebuah awal dari perjalanan panjangnya di dunia sastra. Semoga, langkah kecil ini menjadi awal dari pencapaian besar lainnya di masa depan. Kami semua menantikan karya-karya luar biasa dari Zahrani di tahun-tahun mendatang, dan semoga semangatnya terus membara untuk menginspirasi lebih banyak orang. (Ran/La)







