Banjarnegara (Humas) – Full Day School (FDS) merupakan salah satu program unggulan di MTsN 3 Banjarnegara (MEGABARA). Para orang tua semakin sadar bahwa Tahfidz Qur’an sangat penting untuk membekali anak tentang nilai-nilai ajaran agama islam agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlakul karimah, bermoral, cerdas dan Qur’ani. (9/9)
Koordinator FDS, Mitro Aji Widyantoro, menyatakan bahwa santri FDS memiliki alasan yang beragam Ketika mereka memutuskan untuk berlatih mengahafal Al Qur’an.
“Ada beberapa alasan yang mendasari santri FDS untuk menghafal Al Qur’an, ada yang ingin membahagiakan kedua orang tua, ada yang awalnya karena terpaksa, dan ada juga yang beralasan biar urusannya dimudahkan. Tapi apapun itu, mereka sudah memutuskan Langkah yang tepat,“ ungkapnya.
Berikut tanggapan beberapa siswa FDS saat ditanya motivasi apa yang membuatnya ingin menjadi penghafal Al Qur’an. Pertama, Aliya Dewi Pratiwi dari kelas IX B yang saat ini sudah menyelesaikan hafalan juz 29, 30, dan juz 1. Sekarang sudah proses juz 2.
“Saya memang sangat ingin masuk FDS karena awalnya saya dengar disini selain belajar akademik saya juga bisa menghafal Al Qur’an. Alhamdulillah saya sudah melewati ujian Tasmi ke – 3 dengan lancar. Saat ini hafalanku sudah mulai masuk juz 2. Saya bersyukur berada di lingkungan yang mendukung baik dirumah ataupun dimadrasah sehingga hal ini semakin membuatku semangat. Setiap ada waktu baik di rumah atau di madrasah saya selalu murojaah, baik dengan pembimbing ataupun murojaah mandiri. Saya merasa ada sesuatu yang hilang saat aku tidak murojaah atau tidak membaca Al Qur’an setiap harinya,“ terangnya.
Dirinya berharap dengan berinteraksi intens dengan Al Qur’an prestasinya menjadi semakin baik dan dimudahkan segala urusannya.
“Target saya saat lulus dari madrasah ini sudah hafal 5 juz dan saya akan tetap melanjutkan hafalan lagi dijenjang sekolah yang lebih tinggi dengan memilih sekolah yang ada program tahfidznya. Semoga dengan Al Qur’an bisa memudahkan saya dalam proses belajar dan mengantarkan saya meraih cita-cita,” tambahnya.
Berbeda dengan ketua OSIS MEGABARA, Nurfi Laela Tarwiyatin, yang awalnya terpaksa saat mengikuti program hafalan ini. Meskipun begitu, sekarang ia sudah menyelesaikan hafalan 3 juz Al Qur’an disela-sela kepadatan aktifitasnya.
“Awalnya saya menghafal Al Qur’an hanya sekedar menjalankan tugas karena tuntutan di program kelas saya. Ternyata lama kelamaan saya menikmati dan tertarik untuk terus menghafal Al Qur’an. Terlebih ada sebuah kalimat motivasi yang sangat indah yaitu sabda Nabi yang menyatakan Barang siapa membaca Al Qur’an dan mengamalkan apa yang terkandung didalamnya, maka kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota pada hari kiamat yang cahayanya lebih terang dari Cahaya matahari di dunia. Itulah salah satu keutamaan menghafal Al Qur’an dan janji Allah bagi anak yang menghafal Al Qur’an. Saya sangat ingin membahagiakan orang tua dan salah satunya dengan cara ini yang kubisa,“ ujar Nurfi.
Senada dengan yang disampaikan Aliya dan Nurfi, Kamila Zahrotunniswa dari kelas IX A juga sudah menghafal 3 juz Al Qur’an. Ia menyampaikan motivasinya dalam menghafal Al Qur’an dan memberikan kesan tentang FDS.
“Alhamdulillah, saya sudah menghafal 3 juz Al Qur’an. Saya sangat bersyukur berada dalam circle yang sangat mendukung keinginan saya. Guru yang selalu membimbing, para murobi yang tanpa kenal lelah, juga teman-teman yang memiliki frekuensi yang sama sehingga memudahkanku dalam menghafal. Terima kasih MEGABARAku terima kasih FDSku. Bersamamu akan kutulis sejarah dalam kamus kehidupanku,“ tuturnya yang sering mewakili MEGABARA dalam berbagai ajang perlombaan.
Ketiga murid tersebut dalam nilai akademik selalu terbaik. Hal ini membuktikan, saat kita sering berinteraksi dengan Al Qur’an, Allah akan memudahkan jalan untuk kita. Semangat terus pejuang Al Qur’an. Bulatkan tekad dan jangan pernah lelah. Ini adalah awal dari perjalanan panjang dalam berjuang. Semoga senantiasa dimudahkan dan diberi kekuatan sehingga bisa memberikan manfaat dan maslahat untuk semesta. (Fn/La)







