Penyuluh Agama Islam KUA Bawang Jadi Juri MAPSI: Tumbuhkan Generasi Qur’ani Lewat Lomba Hifdzil Qur’an

Banjarnegara (Humas) – Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) tingkat Kecamatan Bawang diselenggarakan di SDN 2 Pucang dengan meriah dan penuh semangat. Salah satu cabang yang diperlombakan adalah Hifdzil Qur’an Juz 30, dengan menghadirkan Diah Maziatu Chalida, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bawang, sebagai salah satu dewan juri.Rabu (17/9)

Jumlah peserta pada cabang ini mencapai 76 siswa, yang terdiri dari 38 putra dan 38 putri dari berbagai sekolah dasar se-Kecamatan Bawan Kab. Banjarnegara. Para peserta memperdengarkan hafalan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan penuh percaya diri di hadapan para juri.

Dalam kesempatan tersebut, Diah Maziatu Chalida menyampaikan bahwa lomba Hifdzil Qur’an bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi lebih dari itu merupakan sarana untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

“Anak-anak yang terbiasa menghafal dan membaca Al-Qur’an dengan baik insyaAllah akan tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan berkarakter Islami,” ungkapnya.

Hal ini selaras dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.” (QS. Fathir: 29).

Rasulullah SAW juga bersabda:
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).

Melalui kegiatan MAPSI ini diharapkan dapat lahir generasi qur’ani yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta mampu membawa nama baik Kecamatan Bawang ke tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.(dmc, azd)

Skip to content