Banjarnegara – Pencarian Harta Karun pada pelajaran Bahasa Indonesia materi majas menjadi sarana guru MIMAU Joyokusumo, Farida Fitriana sebagai media pembelajaran. Metode yang dipakai yaitu Game Based Learning (GBL) sebagai teknik permainan menarik sambil belajar. (3/10).
Game berlangsung di outdoor halaman madrasah dengan peserta siswa kelas 5A. Farida Fitriana menjelaskan tujuan game ini sebagai langkah meningkatkan pemahaman majas dan semangat belajar.”Untuk meningkatkan persaingan yang baik dalam memahami macam-macam majas dan contohnya, mebumbuhkan nalar kritis, serta semangat belajar”, jelasnya.
Media yang diperlukan berupa kertas gulung, pohon majas, dan gunting. Cara bermainnya diawali kertas gulung yang berisi 2 lembar yaitu pohon majas dan contohnya kemudian ditempatkan di beberapa tempat tersembunyi. Siswa mencari dengan durasi yang ditentukan, siswa mencari harta karun berisi 2 lembar, ketika sudah ketemu siswa membuka lembaran dan mengerjakan dengan memasangkan contoh majas di pohon majas. Siapa yang tercepat dan benar dialah pemenangnya, ditutup dengan pembahasan majas dari guru.
Arjuna Syabbil, salah satu siswa kelas 5A memberikan apresiasinya dengan game ini karena menyenangkan bisa belajar majas dengan mudah sambil bermain.
“Permainannya menyenangkan sehingga materi mudah dipahami, dengan bermain itu saya menjadi paham majas yang ada didalam harta karun itu beserta contohnya”, ujarnya. (RF).







