Tingkatkan Literasi Keagamaan, KUA Purwanegara Gelar Penyuluhan Umroh dan Haji Tamatu di Kaliajir

Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, khususnya terkait ibadah haji dan umrah, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purwanegara, Agus Triawan, melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam di Majlis Taklim Shohih Bukhari, Desa Kaliajir, pada Senin (13/10).

Kegiatan yang berlangsung di Mushala Ar-Rahman Desa Kaliajir ini diikuti oleh 25 jamaah yang merupakan anggota aktif majlis taklim. Suasana kegiatan tampak hangat dan penuh semangat, para jamaah dengan antusias menyimak penjelasan yang disampaikan oleh penyuluh serta aktif berdiskusi mengenai pelaksanaan ibadah haji dan umrah sesuai tuntunan syariat Islam.

Dalam penyampaiannya, Agus Triawan menjelaskan secara rinci tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji tamatu’, mulai dari niat ihram, rukun dan wajib haji, hingga perbedaan antara haji tamatu’, ifrad, dan qiran. Ia menekankan pentingnya memahami perbedaan tersebut agar calon jamaah haji dapat melaksanakan ibadahnya dengan benar dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw.

“Haji tamatu’ adalah salah satu jenis haji yang dilakukan dengan mendahulukan umrah, kemudian melaksanakan haji pada musim yang sama. Jenis haji ini banyak dipilih oleh jamaah Indonesia karena memberikan kesempatan beristirahat di antara dua ibadah tersebut,” jelas Agus.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap amalan dalam haji dan umrah harus dilandasi niat yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT., bukan karena dorongan status sosial atau kebanggaan duniawi. “Ibadah haji dan umrah adalah perjalanan spiritual yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan ketundukan total kepada Allah Swt. Maka niat harus diluruskan agar memperoleh predikat haji mabrur,” tambahnya.

Menurutnya, penyuluhan seperti ini penting dilakukan untuk menyiapkan masyarakat agar memiliki pemahaman yang benar tentang tata cara ibadah haji dan umrah. “Melalui bimbingan ini, diharapkan jamaah lebih siap secara mental dan spiritual ketika mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci,” ujar Agus.

Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Purwanegara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keagamaan masyarakat, tidak hanya dalam bidang ibadah mahdhah, tetapi juga dalam membangun kesadaran spiritual dan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

(rp/ azd)

Skip to content