Banjarnegara – Murid kelas 2 dan kelas 3 MIMAU gunakan matching word sebagai media pembelajaran dalam mata pelajaran Bahasa Inggris pada materi ”May I Have Juice, Please?” Kelas 3 dan ”I’m Hungry” pada kelas 2. Materi ini sama – sama membahas tentang berbagai bentuk makanan dan minuman dalam bahasa Inggris. Media pembelajaran ini digunakan untuk meningkatkan serta menguji ingatan siswa mengenai nama makanan dan minuman yang telah diajarkan. (30/10).
Pengampu mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 1, 2 dan 3 MIMAU, Reza Nur Fadila menyampaikan bahwa penggunaan matching word untuk meningkatkan kosakata bahasa Inggris dalam hal makanan dan minuman ini sangat mudah digunakan dan cukup efektif untuk digunakan. Dimana, saat menggunakan media matching word ini siswa dapat bermain sambil belajar. Cara ini pun dikatakan cukup efektif untuk meningkatkan minat beajar pada siswa dan mampu untuk menambah kosakata bahasa inggris mengenai makanan dan minuman.
“Media ini mudah untuk diterapkan. Selain itu juga dapat menambah minat belajar siswa. Sebab, penggunaan media ini siswa tidak hanya belajar dengan mendengar ceramah gurunya saja, tapi juga siswa dapat bermain sambil belajar”, ujarnya.
Cara menggunakan media ini ialah, setiap siswa harus mengambil satu gulungan kertas kecil yang telah diberi satu nama makanan dan minuman yang telah disediakan. Ada yang dalam satu gulungan kertas terdapat nama makanan baik itu dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia. Ada juga yang satu gulungan kertas terdapat satu nama minuman. Siswa yang mendapatkan gulungan kertas berbahasa Inggris, harus mencari artinya dikertas yang ada pada rekannya. Begitu pun sebaliknya, siswa yang mendapat gulungan kertas berbahasa Indonesia harus mencari tulisan yang berbahasa Inggris, sehingga para siswa akan saling mencari satu sama lain sampai menemukan pasangan dari kata yang didapat.
“Setiap siswa mengambil satu gulungan kertas yang telah saya buat. Siswa yang mendapat tulisan berbahasa Inggris harus mencari artinya. Sedangkan siswa yang mendapat tulisan berbahasa Indonesia harus mencari pasangannya yang bertuliskan dalam bahasa Inggris”, ujar Reza.
Selama pencarian, siswa terlihat antusias untuk menemukan pasangan katanya. Terbukti setelah mereka menemukan pasangan kata yang terdapat pada rekannya yang lain, mereka menunjukkan kertas yang menunjukan nama makanan dan minuma yang sesuai antara bahasa Inggris dengan artinya. Dari antusiasme siswa ini, diharapakan mampu menambah kosakata siswa dalam hal makanan dan minuman. (RN)







