Siswa Kelas 5 MIFABARA Belajar Membuat Kartu Nama: Menumbuhkan Kreativitas dan Kepercayaan Diri Melalui Bahasa Indonesia

Banjarnegara – Pembelajaran Bahasa Indonesia di MI Al Fatah Parakancanggah (MIFABARA) selalu dikemas dengan cara kreatif dan menyenangkan. Hal ini tampak pada kegiatan belajar siswa kelas 5 yang mengangkat topik Membuat Kartu Nama, Jumat, 31/10. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya belajar menulis identitas diri dengan benar, tetapi juga menumbuhkan kreativitas, kerapian, dan rasa percaya diri.

Dalam kegiatan yang dipandu oleh wali kelas Nani, siswa terlebih dahulu diajak mengenal apa itu kartu nama, fungsinya, serta bagian-bagian penting yang terdapat di dalamnya. Setelah memahami teori, mereka mulai praktik membuat kartu nama masing-masing menggunakan bahan sederhana seperti kertas berwarna, penggaris, spidol, dan gunting.

Anak-anak tampak sangat antusias. Mereka menulis nama, alamat, hobi, dan cita-cita dengan penuh semangat. Beberapa siswa bahkan menghias kartu nama mereka dengan gambar, warna, dan pola unik agar lebih menarik. “Saya ingin siswa belajar menulis dengan baik, tetapi juga berani menampilkan karya mereka sendiri. Lewat kegiatan ini mereka bisa menunjukkan siapa diri mereka secara positif,” tutur Nani, wali kelas 5D MIFABARA, dengan penuh kebanggaan.

Salah satu siswi, Nayla, tampak sumringah saat memperlihatkan kartu nama hasil karyanya. “Saya menulis nama saya lengkap dan identitas lainnya. Saya juga tempelkan hiasan kecil supaya terlihat cantik,” katanya ceria.

Kepala Madrasah, Durotun Nafisah, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan pembelajaran tersebut. Menurutnya, pembelajaran Bahasa Indonesia bisa menjadi lebih hidup bila dikaitkan dengan aktivitas nyata yang dekat dengan kehidupan siswa. “Kegiatan seperti ini bukan hanya melatih keterampilan berbahasa, tapi juga membentuk karakter percaya diri dan kerapian. Anak-anak belajar menyampaikan identitas diri dengan cara yang menyenangkan,” ungkapnya.

Menariknya, setelah semua kartu nama selesai dibuat, siswa saling bertukar kartu nama dengan teman-temannya. Kegiatan ini menjadi sarana latihan berbicara dan memperkenalkan identitas diri secara lengkap dengan sopan dan komunikatif. Suasana kelas pun terasa penuh semangat dan keceriaan.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama seluruh siswa sambil memperlihatkan kartu nama buatan mereka. Senyum lebar menghiasi wajah anak-anak yang bangga atas hasil karya sendiri. Pembelajaran sederhana ini membuktikan bahwa belajar Bahasa Indonesia bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan, bermakna, dan berkesan.(nas)

Skip to content