Banjarnegara – Belajar tajwid menurut hukum Islam adalah fardhu kifayah yang berarti kewajiban kolektif. Berdasarkan hal itu siswa kelas 5 A MI Ma’arif Al Falah Joyokusumo (MIMAU) belajar ilmu tajwid bersama dengan metode menarik yaitu boling tajwid. (30/10).
Berlangsung diruang kelas 5 A bersama seluruh siswa kelas 5 A. Boling tajwid merupakan impelementasi pelajaran Qur’an Hadits materi Mim Mati. Seperti yang disampaikan wali kelas 5 A, Farida Fitriana tujuan boling tajwid untuk memudahkan siswa belajar hukum mim mati beserta contoh bacaanya.
“Tujuan boling tajwid tentu untuk memudahkan siswa belajar hukum mim mati beserta dengan contoh bacaanya”, ujarnya.
Media yang diperlukan berupa botol, kertas, gunting, penghapus, bolpoin, dan isolasi besar. Cara penerapannya, guru menjelaskan materi, lalu disetiap botol terdapat soal terkait hukum mim mati, guru membagi menjadi 2 kelompok, kemudian perwakilan kelompok melempar isolasi besar ke botol yang disediakan, jika botolnya terkena isolasi dan jatuh maka kelompok tersebut menjawab soal yang ada didalam botol tentang hukum mim mati. Setelah soal dijawab, guru akan mencocokkan hasil jawaban mereka, siapa yang paling banyak menjawab soal dan benar merekalah pemenangnya.
Keanu Java, siswa kelas 5 A menyampaikan dirinya antusias dengan pembelajaran ini karena seru, bisa sambil bermain, dan mudah dipahami.
“Pembelajarannya seru, menyenangkan, bisa sambil bermain, dan mudah dipahami bagi saya”, ujarnya.
Metode ini diharapkan mampu meningkatkan jiwa kerjasama, memberikan kesan positif, dan memudahkan siswa belajar hukum Mim Mati. (RF).







