Banjarengara – Suasana penuh semangat tampak di ruang kelas 1 MIM Badakarya pagi ini. Siswa kelas satu mengikuti ujian kenaikan jilid Ummi dari jilid 1 ke jilid 2 pada hari Rabu, (4/11). Kegiatan ini menjadi momen penting bagi siswa dalam proses pembelajaran Al-Qur’an dengan metode Ummi yang menekankan bacaan tartil dan pemahaman tajwid dasar.
Ujian kali ini dipandu oleh penguji Fathonah, “Anak-anak kelas 1 luar biasa semangatnya. Mereka sudah mulai lancar membaca huruf dan memahami makhraj. Saya sangat bangga melihat kemajuan mereka,” ujar Fathonah usai pelaksanaan ujian.
Salah satu peserta ujian, Rafif, siswa kelas 1A yang berasal dari Desa Sawangan, terlihat sangat antusias. “Aku senang bisa ikut ujian. Aku mau cepat naik jilid dua supaya bisa baca Al-Qur’an lebih bagus,” tutur Rafif dengan wajah gembira.
Sementara itu, Wali Kelas 1A, Nani Mulyaningsih, menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras para siswa dan dukungan orang tua.
“Ujian ini bukan hanya tentang kemampuan membaca, tapi juga menumbuhkan rasa cinta pada Al-Qur’an. Kami berharap anak-anak terus semangat belajar,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Madrasah, Laelatul Qodar, memberikan pesan motivasi kepada seluruh peserta.
“Metode Ummi ini kami jadikan dasar pembentukan karakter Qurani di MIM Badakarya. Semoga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cinta dan hafal Al-Qur’an,” ungkapnya.
Kegiatan ujian berjalan dengan tertib, penuh semangat, dan diakhiri dengan doa bersama agar seluruh siswa memperoleh hasil terbaik serta terus berproses menjadi pembelajar Al-Qur’an yang istiqamah. (FWn)







