Banjarnegara (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pagentan, Sutrisno, kembali hadir memberikan bimbingan kepenyuluhan keagamaan dalam kegiatan pertemuan rutin Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Babadan pada Rabu (12/11/2025). Kegiatan yang diikuti oleh 55 orang peserta dari kalangan ibu rumah tangga dan lansia ini mengangkat tema “Tantangan Parenting di Era Modern”.
Dalam penyuluhannya, Sutrisno menekankan bahwa pengasuhan anak di zaman sekarang menghadapi tantangan yang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satu tantangan terbesar adalah derasnya arus digitalisasi yang mempengaruhi perilaku dan pola pikir anak.
“Parenting di era modern seperti saat ini tidaklah sama dengan para orang tua terdahulu. Kalau saat ini orang tua dihadapkan dengan dunia digital, zaman HP, zaman internet yang semua serba canggih dan bahkan tanpa sensor,” ujar Sutrisno. Ia mengajak para orang tua agar tidak abai dalam mengawasi penggunaan gawai oleh anak dan tetap hadir secara emosional dalam proses tumbuh kembang mereka.
Pentingnya pendidikan dan nilai-nilai agama juga ditekankan dalam kegiatan ini agar anak-anak tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.
Noviatun Salamah, selaku pendamping PKH Desa Majasari, turut mendukung materi yang disampaikan. “Benar sekali, tadi telah banyak disampaikan. Semoga kita semua dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Terkait menuntut ilmu ini sangat penting, jangan sampai anak-anak yang merupakan generasi penerus kita malah tidak berilmu,” tegasnya.
Penyuluhan berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh peserta. Diharapkan, kegiatan ini mampu mendorong kesadaran orang tua dalam menghadapi era modern dengan pendekatan parenting yang cerdas, islami, dan sesuai dengan tantangan zaman.
(3S/ azd)







