Banjarnegara (Humas) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjarnegara terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi calon jamaah haji tahun 2025. Salah satu langkah penting yang kini tengah berlangsung adalah proses perekaman biovisa, sebagai syarat wajib pemberangkatan ke Tanah Suci. Kegiatan perekaman biovisa ini dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Banjarnegara dan berlangsung tertib serta lancar pada hari Kamis (13/11).
Menariknya, proses tersebut mendapat pendampingan langsung dari Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Banjarnegara, Ali Mustofa, bersama Kepala KUA Banjarnegara, Ahmad Rofik Sidqi. Kehadiran mereka menjadi bentuk komitmen dalam memastikan seluruh jamaah mendapatkan pelayanan maksimal tanpa kendala teknis.
“Kami ingin memastikan setiap jamaah merasa tenang dan terbantu dalam menjalani proses ini. Perekaman biovisa merupakan tahapan penting menjelang keberangkatan haji, dan kami berkomitmen untuk mendampingi mereka sampai tuntas,” ujar Kasi PHU Banjarnegara.
Sementara itu, salah satu calon jamaah haji mengungkapkan rasa syukurnya atas pendampingan yang diberikan pihak Kemenag. “Kami merasa sangat diperhatikan. Petugas sigap membantu dan suasananya sangat tertib,” tuturnya dengan senyum bahagia.
Perekaman biovisa mencakup pengambilan data biometrik seperti sidik jari dan foto wajah. Data ini akan digunakan oleh pemerintah Arab Saudi sebagai bagian dari sistem keamanan dan pelayanan jamaah haji.
Kehadiran Kasi Haji dan Kepala KUA di tengah-tengah jamaah bukan sekadar tugas, melainkan wujud kepedulian dan semangat pelayanan. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan tampak selama proses berlangsung, menumbuhkan rasa tenang dan haru bagi para calon tamu Allah. Dengan dukungan dan doa bersama, seluruh jamaah Banjarnegara diharapkan dapat menunaikan ibadah haji dengan hati yang bersih dan perjalanan yang diberkahi.







