Ngga Cuma Akad, Tapi Juga Siap Fisik dan Mental! Bimwin KUA–Puskesmas Banjarmangu Bikin Baper Positif

Banjarnegara (Humas) — Dalam upaya membangun keluarga yang kuat, sehat, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan, KUA Banjarmangu bekerja sama dengan UPT Puskesmas Banjarmangu 1 menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula UPT Puskesmas Banjarmangu 1 dan diikuti 10 Pasang Cantin dengan antusias oleh para calon pengantin dari berbagai desa di Kecamatan Banjarmangu. (13/11/2025)

Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Kepala UPT Puskesmas Banjarmangu 1 Sumilah, SKM, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental sebelum memasuki kehidupan pernikahan.

“Keluarga yang sehat berawal dari pasangan yang sehat pula. Karena itu, calon pengantin perlu memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, kesehatan mental, dan pola hidup yang seimbang agar mampu membangun rumah tangga yang harmonis,” ujarnya.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada KUA Banjarmangu atas inisiatif kolaborasi lintas sektor yang dinilai sangat positif.

“Kolaborasi seperti ini luar biasa. Puskesmas dan KUA sama-sama memiliki peran penting dalam menciptakan keluarga yang tangguh, baik dari sisi kesehatan maupun spiritual,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala KUA Banjarmangu dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Bimwin ini merupakan bagian dari pelayanan Kementerian Agama untuk membekali calon pengantin dengan wawasan yang utuh.

“Tujuan Bimwin bukan hanya agar pasangan siap menikah, tetapi juga siap menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga. Kami ingin calon pengantin memiliki bekal iman, ilmu, dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan keluarga,” jelasnya.

Kegiatan semakin menarik dengan hadirnya Muhamad Zayin Bunani, sebagai fasilitator utama. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, beliau membahas berbagai aspek penting dalam membangun keluarga sakinah, mulai dari komunikasi pasangan, pengelolaan emosi, hingga tanggung jawab suami-istri dalam perspektif agama.

Para peserta tampak antusias dan aktif berdiskusi selama kegiatan berlangsung. Kolaborasi antara KUA dan Puskesmas ini pun menjadi contoh nyata bagaimana instansi pemerintah bisa bersinergi dalam membangun masyarakat yang sehat lahir dan batin. 

(Ahy/ azd)

Skip to content