Banjarnegara (Humas) – Dalam upaya memperkuat peran orang tua dalam mendidik dan mengasuh anak di era digital, Penyuluh Agama Islam KUA Pagentan, Sutrisno, memberikan bimbingan penyuluhan pada pertemuan rutin Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Kalitlaga, Rabu, 12 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan lansia dengan tema “Tantangan Parenting di Era Modern”.
Dalam penyampaiannya, Sutrisno mengajak para peserta untuk memahami bahwa pengasuhan anak saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan zaman dahulu. Ia menyoroti bagaimana perkembangan teknologi, terutama penggunaan HP dan internet, sangat mempengaruhi kehidupan anak-anak.
“Coba perhatikan parenting di masa sekarang ini, di mana anak-anak dihadapkan dengan dunia per-HP-an yang begitu luar biasa. Ditambah lagi dengan adanya internet, semua itu akan berdampak buruk jika orang tua tidak selalu mengawasi dan membatasi penggunaan HP. Banyak anak-anak yang sudah menggunakan HP sejak dini, namun hanya sedikit yang benar-benar menggunakannya untuk keperluan belajar,” jelas Sutrisno.
Ia menekankan pentingnya pendampingan orang tua dalam penggunaan teknologi, agar anak-anak tidak terjerumus ke dalam konten negatif, tetapi diarahkan ke hal-hal yang mendidik dan bermanfaat.
Gatot Aribowo, selaku pendamping PKH Desa Kalitlaga, juga menyampaikan hal senada. “Orang tua memang harus mengawasi anak-anak ketika HP-an. Jangan sampai malah menyalahgunakan dengan mengakses situs-situs terlarang atau bahkan pornografi yang justru akan menghancurkan masa depan mereka dan kita semuanya,” ungkapnya.
Penyuluhan berlangsung interaktif dan mendapat tanggapan positif dari para peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua semakin sadar dan mampu mengarahkan anak-anak mereka dengan pola asuh yang bijak dan islami di tengah tantangan zaman modern.
(3S/ azd)







